Pengakuan Mengejutkan! Pembunuh di Sanggau Kirim Pesan WA ke Ibu Kos Usai Karungi Jenazah Teman

Pengakuan Mengejutkan! Pembunuh di Sanggau Kirim Pesan WA ke Ibu Kos Usai Karungi Jenazah Teman

Peristiwa tragis terjadi di sebuah rumah kos di Sanggau setelah seorang pria ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di dalam karung.

Pengakuan Mengejutkan! Pembunuh di Sanggau Kirim Pesan WA ke Ibu Kos Usai Karungi Jenazah Teman
Kasus ini sontak menggemparkan warga sekitar, terlebih setelah terungkap bahwa pelaku adalah teman korban sendiri. Kejadian tersebut terungkap ketika penghuni kos mencium bau menyengat dari salah satu kamar yang sudah lama terkunci.

Berikut ini Info Kriminal Hari Ini Akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan anda.

Pelaku Masih Sempat Mengirim Pesan WhatsApp ke Ibu Kos

Yang mengejutkan, pelaku ternyata tidak langsung kabur setelah menghabisi nyawa korban. Ia masih sempat menghubungi ibu kos melalui pesan WhatsApp. Dalam pesan tersebut, pelaku berpura-pura meminta izin pergi keluar kota dan beralasan tidak bisa pulang ke kamar dalam beberapa hari. Sikapnya yang tenang semakin membuat ibu kos tidak curiga.

Belakangan terungkap bahwa pesan itu dikirim setelah pelaku memasukkan jenazah korban ke dalam karung. Diduga, pelaku ingin mengulur waktu agar keberadaan mayat tidak cepat diketahui. Tindakan tersebut menunjukkan bahwa pembunuhan dilakukan secara sadar dan direncanakan.

Pesan WhatsApp itu kemudian menjadi salah satu petunjuk penting bagi polisi. Dari komunikasi tersebut, identitas pelaku semakin mengerucut dan membantu aparat dalam proses pengejaran.

Motif Diduga Dipicu Perselisihan dan Masalah Pribadi

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga pembunuhan dipicu oleh perselisihan antara pelaku dan korban. Keduanya diketahui tinggal di kamar kos yang sama dan sempat terlibat cekcok sebelum kejadian. Namun, polisi belum membeberkan detail motif secara menyeluruh karena masih dalam proses pendalaman.

Beberapa saksi menyebut bahwa pelaku dan korban kerap terlibat perdebatan terkait masalah uang dan barang pribadi. Konflik tersebut diduga memuncak hingga berujung tindak kekerasan fatal. Polisi juga masih memeriksa barang-barang di lokasi kejadian untuk mencari bukti tambahan.

Motif ekonomi dan emosi spontan menjadi dua kemungkinan yang kini tengah dianalisis penyidik. Meski demikian, polisi menegaskan akan menyampaikan hasil lengkap setelah proses pemeriksaan tuntas.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Anak Politikus PKS Dibekuk Polisi di Cilegon

Pelaku Berhasil Ditangkap Setelah Melarikan Diri

Pengakuan Mengejutkan! Pembunuh di Sanggau Kirim Pesan WA ke Ibu Kos Usai Karungi Jenazah Teman

Tidak butuh waktu lama, polisi akhirnya berhasil melacak keberadaan pelaku yang sempat melarikan diri setelah kejadian. Ia ditangkap di wilayah berbeda saat berusaha berpindah tempat. Penangkapan dilakukan setelah tim gabungan mengikuti jejak pelaku berdasarkan sinyal ponsel dan keterangan saksi.

Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan. Ia kemudian dibawa ke Mapolres Sanggau untuk pemeriksaan intensif. Polisi juga turut menyita sejumlah barang bukti, termasuk pakaian pelaku dan ponsel yang digunakan untuk mengirim pesan WhatsApp kepada ibu kos.

Dalam pemeriksaan awal, pelaku disebut telah memberikan pengakuan atas perbuatannya. Namun polisi masih terus menggali detail peristiwa untuk memastikan kronologi secara utuh.

Polisi Pastikan Proses Hukum Berjalan Transparan

Kasus ini menjadi perhatian publik karena unsur keji dan manipulatif dalam aksi pelaku. Kapolres Sanggau menegaskan bahwa penyidik akan menangani perkara tersebut secara profesional dan transparan. Semua fakta hukum akan disusun berdasarkan bukti serta keterangan saksi.

Selain itu, polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Penyebaran rumor dikhawatirkan dapat mengganggu proses penyidikan maupun melukai perasaan keluarga korban. Aparat memastikan perkembangan kasus akan diumumkan secara resmi.

Kasus pembunuhan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa konflik antarindividu tidak boleh diselesaikan dengan kekerasan. Aparat hukum meminta warga untuk segera melapor jika terjadi pertikaian yang berpotensi berujung tindak kriminal.

Ikuti perkembangan info kriminal terupdate setiap harinya agar selalu mendapat kabar terbaru dan akurat seputar dunia kriminal hanya di Info Kriminal Hari Ini.


Sumber Informasi Gambar:

1, Gambar Utama dari detik.com
2. Gambar Kedua dari suarindonesia.com

Home
Telegram
Tiktok
Instagram