Polisi berhasil membekuk dua pelaku jambret di Jakarta Barat setelah aksi mereka meresahkan warga dan terekam kamera.
Kasus penjambretan kembali marak, bahkan di tengah keramaian. Sebuah insiden penjambretan kalung emas di Jalan Pasar Pagi, Tambora, Jakarta Barat, berhasil diungkap polisi. Dua pelaku, Ebot dan Tokai, diringkus setelah aksinya meresahkan warga. Kejadian ini menjadi pengingat untuk selalu waspada, terutama di tempat umum.
Berikut ini Info Kriminal Hari Ini Akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan Anda.
Kronologi Penjambretan di Pasar Pagi
Peristiwa penjambretan ini terjadi pada hari Jumat, 23 Januari lalu, di Jalan Pasar Pagi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Korban, seorang pria berinisial IR (31), sedang berbelanja seperti biasa ketika kejadian naas itu menimpanya. Suasana pasar yang ramai seringkali dimanfaatkan para pelaku kejahatan.
Secara tiba-tiba, dua pelaku, yang kemudian diketahui berinisial IU alias Ebot dan WU alias Tokai, menghampiri IR. Tanpa basa-basi, mereka langsung merampas kalung emas putih seberat 15,13 gram yang sedang dikenakan korban. Nilai kalung tersebut ditaksir mencapai kurang lebih Rp 30 juta, sebuah kerugian yang cukup besar bagi korban.
Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat membenarkan kejadian tersebut, menjelaskan bahwa kedua pelaku melakukan aksi pencurian dengan kekerasan. Modus operandi mereka cukup berani, beraksi di tempat terbuka dan menggunakan kekerasan untuk melancarkan aksinya.
Pelaku Beraksi dengan Senjata Tajam dan Upaya Melawan Warga
Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga mempersenjatai diri dengan celurit. Keberadaan senjata tajam ini tentu menambah ketakutan korban dan berpotensi melukai siapa saja yang mencoba menghalangi. Hal ini menunjukkan tingkat keberanian dan kekejaman pelaku.
Korban, yang terkejut dan ketakutan, secara spontan berteriak meminta bantuan. Teriakan ini menarik perhatian warga sekitar yang dengan sigap berusaha mengamankan para pelaku. Semangat gotong royong warga patut diacungi jempol dalam menghadapi tindak kejahatan.
Sempat terjadi ketegangan antara pelaku dan warga. Kedua pelaku yang membawa celurit berusaha melawan, mencoba melarikan diri dari kepungan massa. Situasi menjadi cukup genting karena pelaku tidak segan menggunakan kekerasan untuk mempertahankan diri.
Baca Juga: Bejat! Pria di Asahan Cabuli 4 Siswi SD, Polisi Langsung Tangkap Pelaku
Penangkapan Berkat Kesigapan Polisi
Beruntung, anggota Reskrim Polsek Tambora yang sedang melaksanakan patroli kring serse di sekitar lokasi kejadian segera tiba. Kehadiran polisi yang cepat ini sangat krusial dalam meredakan situasi dan mencegah hal yang tidak diinginkan. Mereka datang tepat waktu untuk mencegah amukan massa.
Petugas kepolisian berhasil mengamankan kedua pelaku dari kerumunan massa yang emosi. Kehadiran polisi tidak hanya mengamankan pelaku, tetapi juga menjaga agar tidak terjadi aksi main hakim sendiri dari warga. Ini menunjukkan profesionalisme petugas dalam mengelola situasi.
Kedua pelaku, IU alias Ebot dan WU alias Tokai, kemudian dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah melalui proses penyidikan, polisi menetapkan keduanya sebagai tersangka. Mereka kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di mata hukum.
Jeratan Hukum bagi Penjambret
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Pasal ini menggarisbawahi bahwa tindakan mereka bukan hanya pencurian biasa, melainkan melibatkan penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk merampas barang milik orang lain. Hukuman yang menanti mereka cukup berat.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang berniat melakukan tindak kejahatan serupa. Aparat kepolisian akan bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Penegakan hukum yang konsisten diharapkan dapat memberikan efek jera.
Polsek Tambora terus berkomitmen untuk memberantas kejahatan jalanan seperti penjambretan. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada, menjaga barang bawaan, dan segera melaporkan jika melihat atau mengalami tindak kejahatan. Kerjasama antara masyarakat dan polisi sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman.
Ikuti perkembangan Info Kriminal terupdate setiap harinya agar selalu mendapat kabar terbaru dan akurat seputar dunia kriminal hanya di Info Kriminal Hari Ini.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari tempo.co
- Gambar Kedua dari channel9.id