Seorang pria paruh baya menjadi korban penyerangan brutal menggunakan air keras usai melaksanakan salat subuh di kawasan Tambun Selatan.
Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba ketika korban tengah berjalan seorang diri sepulang dari masjid. Serangan mendadak itu membuat korban mengalami kepanikan dan rasa sakit hebat akibat cairan kimia yang mengenai tubuhnya. Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa korban untuk mendapatkan perawatan medis. Simak selengkapnya hanya di Info Kriminal Hari Ini.
Viral Pria Paruh Baya Disiram Air Keras
Seorang pria paruh baya menjadi korban penyerangan brutal menggunakan air keras di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi di kawasan Tambun Selatan pada Senin (30/3), tak lama setelah korban menunaikan salat subuh di masjid setempat. Aksi tersebut langsung viral di media sosial setelah rekaman kejadian beredar luas dan memicu keprihatinan publik.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @infobekasi, terlihat dua orang pelaku yang diduga mengendarai sepeda motor melintas di sekitar lokasi kejadian. Tidak lama setelah itu, korban yang berjalan seorang diri tampak tiba-tiba mengalami kesakitan hebat akibat siraman cairan diduga air keras. Korban terlihat panik dan berusaha melepas pakaiannya karena merasakan panas yang menyengat di tubuhnya.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan. Korban kemudian dilaporkan mengalami luka bakar akibat cairan kimia yang disiramkan oleh pelaku. Hingga kini, korban telah mendapatkan penanganan medis, sementara peristiwa ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap pelaku dan motif di balik aksi keji tersebut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
š„ Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
š² DOWNLOAD SEKARANG
Polisi Selidiki Motif Penyerangan
Kepolisian Resor Metro Bekasi menyatakan bahwa kasus penyerangan air keras ini masih dalam tahap penyelidikan. Kasat Reskrim Polres Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra mengatakan bahwa hingga saat ini motif pelaku belum dapat dipastikan karena tidak ada keterangan saksi yang mengarah secara jelas pada alasan kejadian tersebut.
Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk rekaman video yang beredar di media sosial. Polisi juga tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga melarikan diri setelah melakukan aksinya secara cepat dan terencana.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka akan mengusut tuntas kasus ini hingga pelaku berhasil ditangkap. Aparat juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta segera melapor jika memiliki informasi yang dapat membantu proses penyelidikan di lapangan.
Baca Juga:Ā Bercak Darah Ungkap Fakta Mengejutkan! WN Ukraina Dieksekusi di Vila Bali
Rekaman CCTV Ungkap Pola Aksi Pelaku
Dalam rekaman yang beredar, terlihat dugaan pelaku melintas menggunakan sepeda motor di sekitar lokasi sebelum kejadian berlangsung. Pola gerak mereka yang cepat dan terarah menimbulkan dugaan bahwa aksi tersebut bukan dilakukan secara spontan, melainkan telah direncanakan sebelumnya.
Korban yang saat itu berjalan kaki sepulang dari masjid tidak menyadari adanya ancaman di sekitarnya. Beberapa detik setelah pelaku melintas, korban tiba-tiba tersiram cairan kimia dan langsung mengalami rasa sakit yang luar biasa. Kejadian tersebut berlangsung sangat cepat sehingga sulit dihindari oleh korban.
Peristiwa ini pun menjadi sorotan warga sekitar karena dianggap sangat meresahkan. Apalagi lokasi kejadian berada di lingkungan permukiman yang selama ini relatif aman. Warga berharap pihak kepolisian segera mengungkap pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Kasus Serupa Terjadi Di Lokasi Yang Sama
Warga Tambun Selatan mengaku khawatir dengan kejadian penyerangan air keras tersebut. Pasalnya, aksi serupa pernah terjadi di wilayah yang sama pada tahun sebelumnya, sehingga menimbulkan kekhawatiran adanya pola kejahatan yang berulang di kawasan tersebut.
Pada peristiwa sebelumnya, rekaman CCTV juga sempat merekam aksi teror serupa yang menyasar kendaraan yang terparkir di area rumah warga. Kondisi ini membuat masyarakat meminta aparat kepolisian meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah rawan.
Hingga kini, warga berharap aparat penegak hukum dapat segera menangkap pelaku dan memberikan rasa aman kembali kepada masyarakat. Mereka juga meminta adanya peningkatan sistem keamanan lingkungan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dariĀ detik.com
- Gambar Kedua dariĀ detik.com