Aksi perampokan terjadi tengah malam di Tangerang Selatan, pelaku menggasak harta senilai Rp80 juta dalam operasi senyap.
Kejadian mencekam terjadi di Tangerang Selatan saat perampok memanfaatkan kelalaian warga yang terlelap. Mereka masuk lewat balkon rumah dan menggasak harta bernilai Rp80 juta dalam hitungan menit. Polisi kini buru pelaku yang kabur tanpa jejak, tinggalkan trauma mendalam bagi korban.
Berikut ini Info Kriminal Hari Ini akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan Anda.
Kronologi Aksi Perampokan
Malam itu sunyi senyap, sekitar pukul 01.00 WIB, rumah di perumahan elite Tangsel diserang. Warga beserta keluarga terlelap lelap, tak sadar bayangan hitam muncul di balkon lantai dua. Pelaku gesit bobol jendela kaca pakai obeng tajam, akses ruang tamu mewah.
Dengan langkah hati-hati, dua perampok berpakaian gelap obrak-abrik lemari dan laci. Mereka ambil perhiasan emas 50 gram, uang tunai Rp50 juta, dan dua jam tangan branded. Total rampasan Rp80 juta, korban baru sadar saat subuh saat bangun haus.
Korban langsung cek CCTV, rekam detik-detik pelaku lompat balkon sambil bawa tas besar. Mereka kabur naik motor butut tanpa plat, arahkan ke jalan raya gelap. Keluarga panik lapor polisi Polsek Setu jam 06.00 WIB, kejadian viral di grup WA RW.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Modus Operandi Pelaku
Pelaku pilih target rumah mewah dengan pagar rendah dan balkon tak terkunci rapat. Mereka survei dua hari sebelumnya, pantau rutinitas warga via drone mini. Masuk saat jam rawan 01.00-03.00, manfaatkan hujan deras redam suara bobol kaca.
Taktik senyap tanpa senjata tajam, hindari ribut yang bangunkan tetangga. Pakai sarung tangan lateks hindari sidik jari, topeng kain tutup wajah. Rampas barang mudah dijual pasar gelap seperti Tokped hitam, emas lebur cepat cair duit.
Sindikat ini mirip kasus serupa di Serpong, bidik perumahan VIP. Mereka bagi tugas, satu jaga motor, satu intai, dua gasak dalam 10 menit. Kabur zigzag hindari pos ronda, tinggalkan jejak sepatu kets nomor 42 di taman basah.
Baca Juga: Buron 11 Hari! Pelaku Pembunuhan di Tadu Raya Akhirnya Ditangkap Polisi di Sumatera Utara
Respons Polisi dan Penyelidikan
Polisi Satreskrim Polresta Depok langsung turun tangan, lakukan TKP dengan tim forensik. Kapolsek Setu AKP Budi Santoso, “Kami pasang 20 personel buru pelaku, CCTV simpang empat jadi andalan.” Saksi tetangga lihat motor curiga lewat jam 02.30.
Analisis CCTV dapat wajah buram pelaku, umur 25-30 tahun, badan kurus tato lengan. Polisi sebar foto sketsa ke 12 polsek Tangsel, koordinasi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Drone polisi scan radius 5 km cari barang curian.
Warga diminta cek rekaman dashcam pribadi, patroli malam ditingkatkan 2x lipat. Kementerian Dalam Negeri sarankan pasang sensor balkon pintar Rp500 ribu. Polisi yakin tangkap dalam 72 jam, kasus serupa sebelumnya selesai 48 jam.
Dampak dan Pencegahan Keamanan
Korban trauma berat, anak kecil takut tidur sendirian, pindah sementara ke rumah mertua. Kerugian materiil Rp80 juta, tapi hilang rasa aman di perumahan mewah berjaga. Asuransi rumah cover 70%, proses klaim mulai Jumat ini.
Tetangga panik pasang kunci ganda balkon, beli alarm sirene 120 desibel. RW bentuk poskamling 24 jam dengan anjing pelacak, drone pengintai pribadi laris manis di toko elektronik. Biaya keamanan naik 30% per bulan.
Pencegahan jangka panjang, aplikasi RW digital lapor curiga real-time, kamera AI deteksi wajah asing. Warga diajak pelatihan silat dasar gratis polisi, tingkatkan kewaspadaan. Tangsel aman kembali, tapi ingat, kunci pintu sebelum lelap!
Jangan sampai ketinggalan! Info Kriminal Hari Ini akan menghadirkan kabar terbaru dan mengejutkan seputar dunia kriminal setiap harinya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari vectorstock.com
- Gambar Kedua dari hukumonline.com