Kasus kekerasan seksual dan penyekapan mahasiswi di Makassar menghebohkan publik setelah pelaku berhasil ditangkap lintas provinsi oleh polisi.
Pelaku berinisial FDR (33) diamankan di Surabaya, Jawa Timur, setelah dilakukan pengejaran oleh tim kepolisian. Korban berinisial MA (21) sebelumnya melaporkan bahwa dirinya menjadi korban kekerasan di sebuah rumah kontrakan di wilayah Kota Makassar setelah dijebak melalui modus lowongan kerja palsu.
Berikut ini Info Kriminal Hari Ini akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan Anda.
Kronologi Penyekapan dan Kekerasan Terhadap Korban
Peristiwa bermula pada awal Mei 2026 ketika korban MA (21), seorang mahasiswi di Makassar, mendapatkan tawaran pekerjaan melalui media sosial. Tawaran tersebut tampak meyakinkan dan mengarahkan korban untuk datang ke sebuah rumah kontrakan di kawasan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
Pada rentang tanggal 8 hingga 10 Mei 2026, korban diduga disekap oleh pelaku di lokasi tersebut. Selama berada dalam penyekapan, korban mengalami kekerasan fisik serta tindakan pemerkosaan yang dilakukan secara berulang. Kondisi ini berlangsung hingga korban tidak memiliki kesempatan untuk meminta bantuan.
Korban akhirnya ditemukan pada 13 Mei 2026 dalam kondisi mengenaskan saat aparat kepolisian melakukan pengecekan di lokasi kejadian. Penemuan tersebut menjadi titik awal pengungkapan kasus hingga polisi melakukan pengejaran terhadap pelaku yang telah melarikan diri.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Modus Lowongan Kerja Palsu Yang Menjebak Korban
Pelaku FDR (33) diketahui menggunakan modus penipuan berkedok lowongan kerja untuk menjebak korban. Ia memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk menyebarkan informasi pekerjaan palsu yang terlihat meyakinkan bagi pencari kerja.
Korban MA (21) yang tengah mencari pekerjaan kemudian tertarik dengan tawaran tersebut dan diarahkan untuk datang langsung ke lokasi yang telah ditentukan pelaku. Tanpa curiga, korban memenuhi undangan tersebut hingga akhirnya masuk ke dalam perangkap yang telah disiapkan.
Polisi menyebut bahwa modus ini telah dirancang secara sistematis. Pelaku diduga sengaja memanfaatkan kondisi korban yang sedang membutuhkan pekerjaan untuk melancarkan aksinya, sekaligus memudahkan kontrol di lokasi kejadian.
Baca Juga: Miris! Guru Ngaji di Kediri Diduga Cabuli 10 Anak di Bawah Umur, Ini Kronologinya
Penangkapan Pelaku di Surabaya Setelah Buron
Setelah kejadian, pelaku melarikan diri dari Makassar dan berpindah ke Surabaya, Jawa Timur. Aparat kepolisian kemudian melakukan pelacakan berdasarkan sejumlah petunjuk hingga akhirnya berhasil mengetahui keberadaan pelaku.
Penangkapan dilakukan pada 16 Mei 2026 di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Petugas langsung mengamankan pelaku tanpa perlawanan berarti dan membawanya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah ditangkap, pelaku kemudian dibawa kembali ke Makassar guna menjalani proses hukum. Dalam perjalanan pengembangan kasus, pelaku sempat berusaha melawan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas terukur oleh aparat.
Dampak Kasus dan Langkah Kepolisian
Kasus ini menimbulkan kekhawatiran di masyarakat terkait maraknya penipuan lowongan kerja yang digunakan sebagai modus kejahatan. Aparat kepolisian mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran kerja yang tidak memiliki kejelasan identitas perusahaan.
Polisi menegaskan bahwa kasus ini akan diproses secara hukum dengan sangkaan tindak pidana berat, termasuk penyekapan, kekerasan seksual, dan pencurian. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor.
Selain itu, pihak kepolisian berkomitmen memperkuat pengawasan terhadap modus kejahatan serupa di ruang digital. Edukasi publik dinilai penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban berikutnya dari pola kejahatan yang sama.
Jangan sampai ketinggalan! Info Kriminal Hari Ini akan menghadirkan kabar terbaru dan mengejutkan seputar dunia kriminal setiap harinya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari news.detik.com