Tiga orang mabuk menyerang warung kopi di Kemang, melukai karyawan dan beberapa pengunjung pada dini hari.
Insiden kekerasan terjadi di sebuah warung kopi di Jalan Kemang Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Tiga orang tak dikenal menyerang karyawan dan pengunjung warkop pada Senin (16/2/2026) dini hari. Karyawan kasir, Anggun (28), menduga para pelaku dipengaruhi minuman keras karena terlihat mengonsumsinya sebelum kejadian.
Berikut ini Info Kriminal Hari Ini Akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan Anda.
Kronologi Kejadian Yang Mencekam
Anggun menceritakan bahwa ketiga pelaku awalnya terlihat meminum miras di depan warungnya. Ia sempat mengingatkan temannya untuk berhati-hati, firasat buruknya akan adanya potensi keributan akibat kondisi para pelaku. Peringatan tersebut menjadi pertanda awal dari insiden yang akan terjadi beberapa jam kemudian.
Sekitar pukul 04.00 WIB pagi, suasana tenang berubah mencekam. Ketiga pelaku tiba-tiba datang dan mengamuk, menyerang Anggun serta orang-orang lain yang berada di warkop secara acak. Meja dan kursi dibanting, serta piring-piring dipecahkan, menimbulkan kekacauan yang meluas di dalam warung kopi.
Anggun menambahkan bahwa salah satu pelaku yang ia tidak kenal, yang tadinya mabuk miras, membuat keributan di warkop tersebut. Bahkan, salah satu pelanggannya pun menjadi korban pemukulan. Para pelaku kemudian mengejar siapa pun yang terlihat, melayangkan pukulan, melempar batu, dan menggunakan kursi sebagai senjata.
Korban Berjatuhan Dan Luka Yang Dialami
Dalam insiden ini, setidaknya ada lebih dari lima orang yang menjadi korban. Kekasih Anggun pun turut menjadi sasaran amukan para pelaku. Saat Anggun berusaha melindungi kekasihnya, ia justru ikut menjadi korban kekerasan.
Salah satu pelaku yang mengenakan baju hijau datang membawa batu dan memukul lengan kanan Anggun. Selain itu, seorang pelanggan warkop bahkan mengalami luka tusukan dari garpu yang digunakan sebagai senjata oleh pelaku lain yang memakai baju hitam, menambah daftar panjang kekejaman yang terjadi.
Anggun juga mengungkapkan bahwa banyak pihak yang menjadi korban pemukulan, termasuk petugas keamanan, tukang parkir, hingga para pelanggan. Ia sendiri dipukul dengan balok besar. Akibat kejadian traumatis ini, Anggun mengalami trauma dan tempat kerjanya menjadi sepi pengunjung.
Baca Juga: Tragis! Konflik Tetangga di Ogan Ilir Berujung Maut, Bapak Dan Anak Jadi Pelaku
Dampak Trauma Dan Upaya Pemulihan
Anggun terpaksa absen selama dua hari dari pekerjaannya untuk menenangkan diri dan memulihkan kondisi psikisnya. Baru pada hari ini, Rabu (18/2/2026), ia kembali masuk bekerja, meskipun dengan bayang-bayang trauma yang masih melekat. Peristiwa ini jelas meninggalkan dampak mendalam bagi dirinya dan lingkungannya.
Kekerasan tersebut tidak hanya merugikan secara fisik, tetapi juga secara ekonomi. Anggun menyatakan bahwa akibat insiden ini, warung kopinya mengalami penurunan jumlah pelanggan. Para pelanggan yang tadinya ingin jajan kini merasa takut dan memilih untuk menghindar, sehingga bisnis warkopnya merugi.
Anggun telah melaporkan kejadian ini ke Polres Jakarta Selatan. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/8/663/1/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA, tertanggal 16 Februari 2026. Anggun berharap pihak kepolisian dapat menindak tegas para pelaku agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Pentingnya Keamanan Dan Penegakan Hukum
Kejadian di Kemang ini menyoroti pentingnya keamanan di ruang publik, terutama di tempat usaha yang beroperasi hingga dini hari. Perlindungan bagi karyawan dan pengunjung harus menjadi prioritas utama. Penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan juga sangat krusial untuk menciptakan rasa aman di masyarakat.
Insiden ini juga menjadi pengingat bagi para pemilik usaha untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan. Pemasangan kamera pengawas atau penambahan petugas keamanan bisa menjadi solusi efektif untuk meminimalisir risiko terjadinya tindak kekerasan serupa di masa mendatang.
Masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dengan pihak berwajib untuk melaporkan setiap tindakan mencurigakan atau tindak kekerasan. Dengan begitu, lingkungan yang lebih aman dan nyaman dapat terwujud bagi semua pihak.
Ikuti perkembangan Info Kriminal terupdate setiap harinya agar selalu mendapat kabar terbaru dan akurat seputar dunia kriminal hanya di Info Kriminal Hari Ini.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari megapolitan.kompas.com
- Gambar Kedua dari kliniksejiwaku.com