Aksi berani warga Bali terjadi saat mereka berhasil menggagalkan pencurian di pura suci dan menangkap dua pelaku di lokasi.
Malam Selasa (17/3/2026) jadi saksi keberanian warga Banyuning, Buleleng, Bali, yang gagalkan aksi pencurian di Pura Pemayun saat dini hari. Empat orang tak dikenal coba rampok beras dan barang suci, tapi dua pelaku ditangkap tangan sementara dua lainnya kabur bawa hasil curian. Polisi kejar pelaku untuk jaga kesucian tempat ibadah Hindu ini.
Berikut ini Info Kriminal Hari Ini akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan Anda.
Kronologi Aksi Pencurian
Sekitar pukul 23.30 WITA, dua warga di balai banjar depan pura curiga lihat empat orang asing masuk area jeroan Pura Pemayun, Banyuning Tengah. Mereka langsung cek situasi dengan hati-hati di kegelapan malam. Tak lama, pelaku keluar dari arah SDN 1 Banyuning bawa karung diduga beras hasil rampokan.
Warga langsung kejar keempatnya dengan semangat gotong royong khas Bali. Dua pelaku, satu pria satu wanita, berhasil ditangkap di tempat oleh massa yang geram. Dua lainnya kabur naik Honda Beat hijau tanpa plat sambil bawa barang curian berat.
Laporan cepat ke polisi bikin tim URC Polsek Singaraja dan SPKT Polres Buleleng datang kilat. Warga amankan pelaku awal sambil tunggu petugas, cegah kekerasan lebih lanjut di lokasi suci.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Identitas Pelaku Dan Barang Sitaan
Dua pelaku yang diamankan berinisial Komang GS (40) dan Komang A (perempuan), warga Kelurahan Penarukan, Singaraja. Keduanya digiring ke Polsek Singaraja untuk pemeriksaan intensif. Polisi sita Honda Grand tanpa plat nomor yang dipakai saat beraksi nekat.
Dua pelaku kabur identitasnya masih dirahasiakan polisi, tapi kemungkinan lokal karena akrab medan. Barang curian diduga beras dari lumbung pura, sering jadi target pencuri saat ekonomi susah. Polisi telusuri jejak motor curian.
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz konfirmasi dua pelaku kini diintrogasi. Fokus ungkap motif ekonomi atau sindikat lebih besar yang incar pura-pura Bali akhir-akhir ini.
Baca Juga: MODUS LICIK! Berpura-Pura Jadi Jemaah, Pria Ini Mencuri Saat Iktikaf di Istiqlal
Respons Polisi Dan Warga
Polisi bergerak cepat pasca laporan dengan mengamankan TKP dan memeriksa saksi mata di balai banjar. Selain itu, pengejaran dua pelaku yang kabur melibatkan trantribumses dan posko komando darurat. Yohana juga menekankan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama.
Di sisi lain, warga Banyuning merasa bangga namun tetap was-was, sehingga langsung menggelar rapat banjar untuk meningkatkan ronda malam di pura. Sementara itu, KnK mencela aksi kurang ajar ini sebagai noda budaya Bali dan meminta polisi menuntaskan kasus serupa.
Sementara itu, Polres Buleleng meningkatkan patroli di 200 pura rentan serta memasang CCTV tambahan di area jeroan. Selain itu, kolaborasi antara TNI, Polri, dan warga menjadi kunci dalam menjaga kesucian tempat ibadah dari tangan kriminal.
Dampak Dan Pencegahan Ke Depan
Insiden ini menggoyang kepercayaan umat Hindu Bali terhadap keamanan pura desa. Selain itu, pencurian beras mengganggu upacara yadnya yang menjadi simbol kemakmuran lumbung suci. Oleh karena itu, masyarakat mendesak pemerintah untuk menambah anggaran keamanan pura.
Di sisi lain, kasus serupa sering terjadi di Bali, mulai dari pratima emas hingga uang kepeng yang hilang misterius. Akibatnya, warga kini lebih waspada dan mulai menerapkan sistem alarm tradisional seperti trik lontar suci.
Untuk jangka panjang, pencegahan membutuhkan edukasi anti-kriminal di tingkat banjar serta dukungan teknologi modern. Sementara itu, polisi mengimbau masyarakat agar segera melapor melalui layanan 110 untuk mencegah pencuri beraksi di tempat keramat lainnya.
Jangan sampai ketinggalan! Info Kriminal Hari Ini akan menghadirkan kabar terbaru dan mengejutkan seputar dunia kriminal setiap harinya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari updatebali.com
- Gambar Kedua dari kompasiana.com