Fakta baru terungkap, begal yang membacok wanita di Semarang ternyata residivis dan sudah empat kali berurusan dengan polisi.
Kasus begal sadis di Semarang Timur, Jawa Tengah menggemparkan publik pada awal April 2026. Dua pelaku jambret yang membacok wanita ditangkap polisi dalam waktu dua hari usai kejadian. Fakta baru ungkap pelaku utama RIF alias Dito (25) ternyata residivis empat kali dengan catatan kriminal panjang sejak 2019.
Berikut ini Info Kriminal Hari Ini akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan Anda.
Kronologi Aksi Begal Sadis
Kejadian terjadi Minggu, 5 April 2026 pukul 06.15 WIB di Jalan Halmahera Raya, Semarang Timur. Korban ACH (31) baru keluar rumah menuju gereja saat dompet dijambret. YH (30), teman ACH, tolong malah dibacok pelaku pakai pisau lipat hingga luka robek wajah 17 jahitan.
Pelaku utama Dito eksekusi bacokan brutal saat YH lawan balik. BDS alias Weng (24) jadi sopir motor pengintai lingkungan sekitar. Korban ACH kehilangan dompet isi Rp100 ribu tunai dan KTP penting.
Polisi langsung buru pelaku via 5 CCTV jalanan dan 10 saksi mata sejak 6 April pagi. Dito ditangkap di kontrakan Genuk pukul 22.00, Weng di rumah orang tua Semarang Barat keesokan harinya. Keduanya ditahan di Mapolrestabes Semarang.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Rekam Jejak Residivis Dito
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Syahhuddin ungkap Dito residivis empat kali kasus pencurian kekerasan (curas). Tahun 2019 divonis 2 tahun Lapas Porwoto, 2020 kembali 1,5 tahun, 2022 dan 2024 masing-masing 1 tahun penjara.
Bebas bersyarat April 2025, Dito ulangi kejahatan dalam 11 bulan. “Tak kapok meski bolak-balik lapas, modusnya sama pakai pisau,” kata Syahhuddin. Ia tinggal kontrakan Genuk Rp800 ribu/bulan, kerja bengkel motor serabutan.
Weng (24) anak bos karaoke Semarang Barat baru pertama kali beraksi. Kenal Dito sejak SMP, diajak begal karena kehabisan uang abis begadang karaoke. Keduanya minum conang 1 liter sejak jam 04.00 picu niat kejam.
Baca Juga: Gila! 1.833 Kasus Narkoba Terungkap, Ribuan Tersangka Diamankan Polda Metro
Faktor Pemicu dan Pola Aksi
Keduanya habis minum conang di warung kopi Halmahera sekitar pukul 04.00 dini hari. Uang saku Rp50 ribu habis, sehingga mereka memilih korban secara acak, biasanya orang yang keluar rumah sendirian pagi hari. “Mabuk besar memicu keberanian pelaku untuk membacok orang,” ujar penyidik saat interogasi.
Pola khas Dito adalah mendekati korban dengan motor lambat, mengancam dengan pisau lipat 15 cm, lalu merampas tas. Kali ini aksi menjadi brutal karena korban YH (30) melawan dengan melempar batu. Pelaku melarikan diri ke utara sejauh 2 km dan membuang pisau di Kali Gayam sebelum akhirnya ditangkap polisi.
Weng bertugas mengawasi motor Honda Supra 2008 dan pantau kondisi lalu lintas. Mereka membagi hasil rampokan Rp100 ribu secara rata untuk membeli rokok dan conang lagi. Polisi juga menemukan tiga ponsel curian di kamar Dito dari kasus Genuk Januari 2026, menunjukkan modus serupa sebelumnya.
Proses Hukum dan Ancaman Hukuman
Keduanya dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara. Dito juga dikenai Pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan berat karena korban YH mengalami luka serius hingga memerlukan operasi plastik. Vonis kumulatif bisa mencapai maksimal 12 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta.
Polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan begal di wilayah Genuk-Semarang Timur. Dito diduga menjadi dalang dalam tujuh kasus serupa sejak Januari 2026 dengan total kerugian mencapai Rp35 juta. Weng juga diperiksa terkait karaoke ilegal milik orang tuanya yang baru saja ditutup dalam razia.
Korban YH menjalani perawatan inap di RSUD Dr. Kariadi lima hari, sementara ACH trauma berat hingga enggan keluar rumah. Polisi memberikan dispensasi medis Rp25 juta, dan Wali Kota Semarang menambah patroli 50 polisi serta 20 Satpol PP di Halmahera 24 jam.
Jangan sampai ketinggalan! Info Kriminal Hari Ini akan menghadirkan kabar terbaru dan mengejutkan seputar dunia kriminal setiap harinya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari regional.kompas.com
- Gambar Kedua dari jateng.inews.id