Seorang pria di Minahasa membuat heboh warga setelah menendang polisi dan merampas tabung gas, akhirnya diamankan aparat kepolisian.
Di Minahasa, Sulawesi Utara, RW (22) diamankan polisi setelah melakukan penganiayaan terhadap anggota kepolisian dan mencuri tabung gas milik warga. Aksi berani pelaku menghantam aparat dan merusak properti menarik perhatian publik sebelum akhirnya ditangkap. Penangkapan ini menunjukkan upaya polisi menegakkan hukum dan menjaga keamanan masyarakat.
Berikut ini Info Kriminal Hari Ini akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan Anda.
Kronologi Penangkapan Pelaku
Penangkapan RW dilakukan tim Resmob Polres Minahasa bersama Tim Sus Polres Minahasa Utara pada Minggu (15/3/2026) dini hari. Sebelumnya, aparat menerima laporan masyarakat tentang pelaku yang diduga melakukan serangkaian tindak pidana. Polisi bergerak cepat, menyelidiki, menentukan koordinat tersangka, lalu menangkapnya.
Saat penangkapan, petugas menggeledah pelaku dan menemukan dua bilah senjata tajam jenis badik di pinggangnya. Senjata itu diamankan sebagai barang bukti untuk pemeriksaan lanjutan. Penemuan ini menambah bobot dugaan tindakan kriminal pelaku selama periode kejahatannya.
Kapolres Minahasa mengimbau agar masyarakat terus berperan aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta melaporkan setiap kejadian atau tindakan mencurigakan di lingkungan masing-masing. Pihak kepolisian menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk kejahatan dan siap menindak tegas pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Detil Kasus Penganiayaan Terhadap Polisi
Salah satu laporan yang memberatkan posisi RW adalah tindakan penganiayaan terhadap anggota Polri bernama Yonggi Parulian Tindangon, yang bertugas di Polsek Eris. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 24 Januari 2026 saat anggota polisi tersebut merespons laporan keributan yang diduga melibatkan RW.
Saat akan diamankan oleh petugas, RW tiba‑tiba menyerang dengan menendang korban di bagian dada, menyebabkan sang polisi terjatuh dan tidak sadarkan diri. Kejadian ini menjadi sorotan karena pelaku berani melakukan kekerasan terhadap aparat yang sedang menjalankan tugas penegakan hukum.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis akibat dampak dari serangan tersebut. Polisi kemudian memasukkan laporan dan kejadian penganiayaan ini sebagai salah satu pasal yang menjerat pelaku dalam proses hukum yang sedang berjalan.
Baca Juga: Polisi Berhasil Gagalkan Tawuran Pemuda di Jakarta Utara, Situasi Memanas!
Pencurian Dan Pengrusakan Properti Warga
Selain penganiayaan, RW juga dilaporkan melakukan pengrusakan rumah dan pencurian terhadap sejumlah barang milik warga. Korban dalam kasus ini adalah seorang ibu berinisial Betty Kurumbatu (67) yang menjadi sasaran pencurian pelaku.
Dalam aksinya, RW diduga mencuri tabung gas dan galon air mineral milik korban di Kelurahan Ranowangko, Kecamatan Tondano Timur. Aksi pencurian ini menambah panjang daftar perbuatan kriminal yang dilakukan pelaku dalam kurun waktu tertentu sebelum ditangkap.
Kasus tersebut kini menjadi bagian dari berkas perkara yang akan diproses oleh pihak berwajib di Mapolres Minahasa, dimana tersangka akan menghadapi serangkaian dakwaan terkait pencurian, pengrusakan, dan tindakan kekerasan. Aparat berupaya menegakkan hukum dengan seadil‑adilnya guna memberikan efek jera dan kepastian hukum bagi masyarakat.
Respons Aparat Dan Himbauan Keamanan
Setelah penangkapan pelaku, pihak kepolisian melalui Polres Minahasa menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam melaporkan kejadian kriminal. Dukungan warga sangat diharapkan demi terciptanya lingkungan yang aman dan damai.
Polisi juga mengajak masyarakat untuk tidak mengambil jalan sendiri dalam menyelesaikan masalah keamanan, namun segera melaporkan kepada aparat yang berwenang agar tindakan cepat dapat diambil. Ini penting untuk mencegah eskalasi konflik yang dapat membahayakan kehidupan warga.
Lebih jauh, upaya pencegahan tindak pidana melalui patroli rutin serta pemantauan wilayah terus digalakkan oleh kepolisian setempat. Kombinasi antara tindakan represif terhadap pelaku serta edukasi keamanan kepada publik diharapkan dapat meminimalisir kejadian serupa ke depannya.
Jangan sampai ketinggalan! Info Kriminal Hari Ini akan menghadirkan kabar terbaru dan mengejutkan seputar dunia kriminal setiap harinya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com