Heboh! Bule Belanda Teror Warga Pakai Airsoft Gun, Ternyata Beli Online Dan Kini di Deportasi!​

Heboh! Bule Belanda Teror Warga Pakai Airsoft Gun, Ternyata Beli Online Dan Kini di Deportasi!​

Seorang Warga Negara Belanda menghebohkan Bogor setelah mengancam warga dengan airsoft gun yang dibeli secara online, kini di Deportasi.

Heboh! Bule Belanda Teror Warga Pakai Airsoft Gun, Ternyata Beli Online Dan Kini di Deportasi!​

Kasus menghebohkan terjadi di Bogor, saat Warga Negara Belanda EMVB diamankan Imigrasi Bogor karena diduga mengancam warga dengan airsoft gun. Insiden ini menyoroti mudahnya akses senjata replika, terutama lewat belanja daring, dan dampaknya pada ketertiban umum.

Berikut ini rangkuman berbagai informasi menarik kriminal lainnya yang bisa menambah wawasan Anda hanya di Info Kriminal Hari Ini.

Kronologi Penangkapan Dan Pengakuan Tersangka

Petugas Kantor Imigrasi Non TPI Bogor berhasil mengamankan EMVB setelah menerima laporan mengenai tindakan pengancaman yang dilakukannya. Pria berkebangsaan Belanda tersebut ditangkap dan segera menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif dan asal-usul airsoft gun yang digunakannya.

Dari hasil pemeriksaan, EMVB mengaku telah memiliki airsoft gun tersebut selama enam bulan terakhir. Ia mengungkapkan bahwa senjata replika itu diperoleh melalui pembelian secara online, menunjukkan betapa mudahnya akses terhadap benda semacam itu di era digital ini.

Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Bogor, Dani Rachim, membenarkan pengakuan EMVB. Menurutnya, EMVB membeli airsoft gun tersebut dari sebuah toko online, dan yang bersangkutan tidak memiliki izin resmi untuk kepemilikan atau penggunaan benda tersebut.

Alasan Penggunaan Dan Status Izin Tinggal

EMVB berdalih bahwa ia membeli airsoft gun tersebut hanya untuk “mainan,” sebuah alasan yang tentu saja tidak dapat diterima mengingat potensi bahaya yang ditimbulkannya. Penggunaannya dalam kondisi mabuk memperparah situasi dan menegaskan bahwa tindakan ini bukan sekadar kenakalan biasa.

Dani Rachim menegaskan bahwa EMVB tidak memiliki izin yang legal untuk memiliki airsoft gun. Ketiadaan izin ini menjadi salah satu dasar kuat bagi penindakan yang dilakukan oleh pihak imigrasi, meskipun alasan “mainan” tersebut disampaikan oleh EMVB.

Meskipun izin tinggal EMVB di Indonesia masih berlaku, tindakan pengancaman yang dinilai membahayakan publik ini tidak dapat ditoleransi. Hal ini menunjukkan bahwa warga negara asing tetap tunduk pada hukum Indonesia, dan pelanggaran serius akan berakibat fatal terhadap status keimigrasian mereka.

Baca Juga: Polisi Gerebek Seluruh Tempat Hiburan Malam di Medan

Dampak Pengaruh Alkohol Dan Tindakan Deportasi

Dampak Pengaruh Alkohol Dan Tindakan Deportasi​

Insiden pengancaman ini diperparah oleh kondisi EMVB yang saat itu berada di bawah pengaruh alkohol. Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Bogor, Dani Rachim, menjelaskan bahwa EMVB dalam kondisi mabuk dan bicaranya tidak karuan, sehingga memicu tindakan pengancaman.

Faktor alkohol ini mengindikasikan bahwa tidak ada perselisihan serius yang melatarbelakangi tindakan EMVB. Melainkan, pengaruh minuman keras membuatnya bertindak secara irasional dan membahayakan, menciptakan situasi yang meresahkan bagi warga sekitar.

Akibat perbuatannya, EMVB dijerat dengan Undang-Undang Keimigrasian dan dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) sesuai Pasal 75 Ayat (1) UU Nomor 6 Tahun 2011. Sanksi paling tegas yang dijatuhkan adalah deportasi, yang berarti EMVB telah diusir dari Indonesia dan tidak diizinkan kembali.

Pentingnya Penegakan Hukum Dan Keamanan Publik

Kasus EMVB ini menjadi pengingat penting bagi seluruh warga, baik WNI maupun WNA, untuk selalu mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia. Penggunaan airsoft gun tanpa izin dan untuk mengancam publik adalah tindakan serius yang tidak akan ditoleransi oleh pihak berwenang.

Peredaran airsoft gun secara online juga perlu menjadi perhatian serius. Kemudahan akses terhadap benda-benda yang menyerupai senjata api ini dapat disalahgunakan dan membahayakan keamanan publik jika tidak diatur dengan ketat.

Pihak Imigrasi Bogor telah menunjukkan ketegasannya dalam menegakkan hukum keimigrasian demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Tindakan cepat dan tegas berupa deportasi EMVB merupakan pesan jelas bahwa pelanggaran hukum tidak akan dibiarkan begitu saja.

Ikuti perkembangan Info Kriminal terupadate setiap harinya agar selalu mendapat kabar terbaru dan akurat seputar dunia kriminal hanya di Info Kriminal Hari Ini.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari news.detik.com
  2. Gambar Kedua dari kriminal.today
Home
Telegram
Tiktok
Instagram