Seorang warga yang sedang mengantar anaknya berangkat sekolah dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di pinggir kali wilayah Jakarta Barat.

Tubuh korban ditemukan tergeletak di area semak dekat bantaran kali pada pagi hari, dalam kondisi masih mengenakan pakaian lengkap. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Berikut ini rangkuman berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan Anda ada di Info Kriminal Hari Ini.
Penemuan yang Mengagetkan di Pagi Hari
Pagi yang biasanya dipenuhi kesibukan dan rutinitas di kawasan Jakarta Barat mendadak berubah mencekam setelah seorang warga menemukan sesosok mayat pria di pinggir aliran kali. Kejadian ini berawal ketika seorang ayah hendak mengantar anaknya ke sekolah.
Saat melewati jalan setapak yang berada tidak jauh dari permukiman padat penduduk, ia melihat sesuatu yang mencurigakan di bawah rimbun semak dekat bantaran kali.
Awalnya ia mengira itu hanyalah tumpukan pakaian yang hanyut atau sampah yang tersangkut, namun ketika diperhatikan lebih dekat, ia menyadari bahwa itu adalah tubuh manusia yang tergeletak dalam posisi telentang.
Dalam kondisi kaget dan panik, ia segera menghubungi warga sekitar, lalu laporan diteruskan kepada pihak kepolisian. Tidak berselang lama, petugas Polsek setempat bersama tim Inafis Polres Metro Jakarta Barat datang ke lokasi untuk melakukan identifikasi awal dan memasang garis polisi guna mengamankan area sekitar.
Kondisi Tubuh Korban Saat Ditemukan
Menurut pemeriksaan awal yang dilakukan oleh tim Inafis, mayat pria tersebut diperkirakan berusia sekitar 35 hingga 45 tahun. Tubuh korban ditemukan memakai kaos berwarna gelap dan celana panjang, dengan kondisi pakaian masih menempel. Menandakan bahwa ia kemungkinan tidak tenggelam dalam waktu lama.
Hasil pengamatan awal tidak menunjukkan adanya luka terbuka yang jelas di bagian tubuh yang terlihat. Namun pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab kematian belum dapat dipastikan dan harus menunggu hasil autopsi lebih lanjut.
Keadaan tubuh yang sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kaku mayat membuat polisi memperkirakan korban telah meninggal beberapa jam sebelum ditemukan. Kemungkinan pada malam hari atau menjelang subuh.
Air kali di lokasi tersebut tidak terlalu dalam. Sehingga kecil kemungkinan korban hanyut dari lokasi yang jauh. Hal ini kemudian membuka kemungkinan bahwa korban meninggal tidak lama sebelum tubuhnya ditemukan.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Ungkap Penemuan Dua Kerangka di Kwitang
Upaya Identifikasi Korban

Sampai saat artikel ini ditulis, pihak kepolisian masih berupaya mengidentifikasi identitas korban. Karena tidak ditemukan kartu identitas di tubuh korban, polisi mengandalkan sidik jari serta ciri fisik untuk membantu proses pencarian dalam database.
Selain itu, polisi juga menghubungi sejumlah rumah sakit dan laporan orang hilang dari warga sekitar Jakarta Barat dan daerah sekitarnya.
Tim Reskrim kini memeriksa rekaman CCTV dari wilayah terdekat untuk mengetahui apakah korban sebelumnya terlihat berjalan atau bersama seseorang sebelum kematian terjadi.
Selain itu, polisi juga mewawancarai warga yang tinggal dekat lokasi kejadian untuk mencari petunjuk terkait aktivitas mencurigakan dalam beberapa hari terakhir.
Penyelidikan ini akan menentukan apakah korban meninggal akibat kecelakaan, terpeleset ke kali, masalah medis. Atau ada dugaan tindak pidana. Semua kemungkinan masih terbuka.
Situasi di Lokasi Kejadian
Kabar penemuan mayat ini menyebar dengan cepat di antara warga sekitar. Banyak warga keluar rumah dan berkumpul di dekat lokasi untuk melihat dari kejauhan. Suasana di lingkungan tersebut dipenuhi rasa penasaran bercampur cemas.
Beberapa warga mengaku sempat mendengar suara gaduh pada malam sebelum kejadian. Tetapi tidak ada yang mengira akan terjadi sesuatu yang berkaitan dengan kematian seseorang.
Sementara itu, para orang tua yang biasa melewati jalur tersebut untuk mengantar anak atau pergi bekerja tampak menghindar dan memilih rute lain.
Aparat kepolisian terus mengimbau warga agar tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan foto atau video korban. Demi menghormati keluarga korban serta mencegah penyebaran informasi yang tidak benar.
Kejadian ini juga menimbulkan rasa khawatir di kalangan warga. Karena lokasi bantaran kali tersebut sering dilewati dan menjadi area tempat bermain anak-anak. Pihak kepolisian kemudian memasang pembatas sementara untuk mencegah warga mendekat.
Ikuti perkembangan Info Kriminal terupadate setiap harinya agar selalu mendapat kabar terbaru dan akurat seputar dunia kriminal hanya di Info Kriminal Hari Ini.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari www.detik.com
- Gambar Kedua dari jateng.antaranews.com