Seorang ibu, Siti Aminah (42), di Lumajang, Jawa Timur, menjadi korban bacokan orang tak dikenal (OTK) usai pulang dari bank korban mengalami luka serius.
Haryoto Lumajang. Polisi segera olah TKP, memeriksa saksi, dan menelusuri rekaman CCTV untuk menangkap pelaku. Aparat menghimbau warga memberikan informasi tambahan agar pelaku cepat tertangkap, sekaligus memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga dari ancaman serangan mendadak di ruang publik.
Berikut ini, Info Kriminal Hari Ini akan menyoroti kepolisian yang berhasil mengungkap tuntas kasus ini, membawa titik terang pada peristiwa yang sempat menggegerkan publik.
Ibu di Lumajang Dibacok OTK Usai Pulang dari Bank
Seorang wanita di Lumajang, Jawa Timur, menjadi korban penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) saat kembali dari mengurus keperluan di bank, Rabu (14/2/2026). Korban, bernama Siti Aminah (42), mengalami luka bacokan di lengan dan punggung. Warga sekitar segera menolong korban dan membawanya ke Puskesmas terdekat.
Kejadian ini terjadi di Jalan Raya Lumajang-Malang, salah satu ruas jalan padat lalu lintas. Pelaku diduga menunggu korban di sekitar area parkir bank sebelum melakukan aksinya. Menurut saksi mata, pelaku mengenakan jaket gelap dan langsung menyerang tanpa peringatan, kemudian melarikan diri ke arah selatan.
Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Aparat berharap bukti visual dapat membantu mengidentifikasi pelaku secepat mungkin. Kapolres Lumajang menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini dengan serius agar pelaku segera ditangkap.
Kesehatan Korban dan Perawatan
Siti Aminah saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang. Dokter menyebut luka bacokan di lengan kanan dan punggung korban tergolong serius namun stabil, dan korban sadar sepenuhnya. Perawatan medis meliputi pembersihan luka, jahitan, serta pemantauan tanda vital untuk mencegah infeksi.
Keluarga korban menyatakan trauma mendalam akibat kejadian tersebut. Anak-anak dan suami korban terlihat mendampingi di rumah sakit, berharap agar Siti segera pulih. Mereka juga meminta kepolisian untuk segera menangkap pelaku agar kasus serupa tidak menimpa warga lain.
Selain itu, pihak rumah sakit memastikan korban mendapat perlindungan dan keamanan selama menjalani perawatan. Tim psikolog juga disiapkan untuk membantu mengatasi trauma akibat serangan mendadak ini. Hal ini penting agar korban tidak mengalami stres berkepanjangan.
Baca Juga: Tragis di Surabaya, Balita Disiksa Paman Dan Bibi Sendiri
Polisi Kejar Pelaku, Saksi Diperiksa
Kapolres Lumajang, AKBP Heru Santoso, menyatakan bahwa tim Reskrim dan Satlantas segera melakukan pengejaran terhadap pelaku berdasarkan informasi saksi mata dan rekaman CCTV. Pihak kepolisian menghimbau warga untuk memberikan informasi tambahan bila mengetahui ciri-ciri pelaku atau kendaraan yang digunakan.
Saksi mata dan petugas bank diperiksa untuk mendapatkan gambaran lengkap modus operandi pelaku. Polisi menilai bahwa serangan mendadak ini bisa jadi merupakan aksi kriminal terencana, sehingga penyelidikan akan mencakup riwayat korban, dugaan motif, hingga kemungkinan adanya jaringan pelaku lain.
Selain itu, aparat juga meningkatkan patroli di sekitar bank dan area publik untuk mencegah kejadian serupa. Pemerintah daerah dan kepolisian berkoordinasi untuk memastikan keamanan masyarakat terutama bagi perempuan yang bepergian sendiri ke tempat umum.
Imbauan Keamanan dan Pencegahan
Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Dedi Prasetyo, meminta masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat bepergian, terutama pada sore atau malam hari. Masyarakat diimbau untuk tidak berjalan sendiri di tempat sepi dan selalu menginformasikan rute perjalanan kepada keluarga atau teman.
Bank-bank dan pusat perbelanjaan juga disarankan meningkatkan pengamanan, seperti menambah petugas keamanan, memasang CCTV di lokasi strategis, dan memastikan area parkir terang dan aman. Langkah ini dianggap penting agar masyarakat merasa nyaman dan terhindar dari ancaman kejahatan.
Selain itu, aparat menegaskan bahwa laporan cepat dari masyarakat sangat membantu penyelidikan. Dukungan warga dalam memberikan informasi ciri-ciri pelaku, kendaraan, dan arah pelarian diyakini dapat mempercepat penangkapan pelaku dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari surabaya.kompas.com
- Gambar Kedua dari surabaya.kompas.com