Momen Lebaran di Pontianak berubah apes, motor di teras rumah dicuri, namun pelaku akhirnya berhasil ditangkap warga dan polisi setempat.
Suasana Lebaran di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, sedikit terganggu oleh aksi pencurian sepeda motor di teras rumah warga. Kejadian berlangsung pada hari kedua Idulfitri, ketika motor milik seorang kerabat tiba‑tiba hilang saat diparkir di depan rumah. Tak sampai dua hari, polisi berhasil menangkap pelaku dan mengamankan kembali kendaraan yang dicuri.
Berikut ini Info Kriminal Hari Ini akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan Anda.
Kejadian Pencurian di Hari Lebaran
Pencurian terjadi di sebuah rumah di Pontianak saat warga sedang sibuk dengan suasana perayaan Lebaran. Sepeda motor Honda Beat tahun 2014 warna merah putih dengan nomor polisi KB 6303 ZH raib dari teras rumah pemilik. Pemilik baru menyadari kehilangan setelah beberapa kali mencari motor di sekitar rumah, namun tidak ditemukan.
Motor tersebut sebenarnya milik kerabat korban, Mawardi, yang sedang berada di rumahnya saat itu. Kondisi rumah sempat lengah karena difokuskan pada momen silaturahmi dan persiapan Idulfitri. Korban kemudian melaporkan kejadian ke Polresta Pontianak, sehingga proses pengejaran pun segera dimulai.
Polisi langsung mendatangi TKP dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Data pengamanan dan keterangan saksi warga sekitar mulai dikumpulkan untuk memetakan kemungkinan pelaku dan arah kabur motor. Langkah awal ini menjadi kunci untuk mengejar pencurian yang terjadi di tengah momen Lebaran.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Pengungkapan Dan Barang Bukti Ditemukan
Tim penyidik Polresta Pontianak melakukan penyelidikan cepat setelah adanya laporan dan jejak informasi di kawasan Kampung Beting. Pada Minggu malam, sekitar pukul 21.00 WIB, polisi memperoleh kepastian bahwa motor korban pernah terlihat di lokasi tersebut. Informasi ini menjadi titik terang dalam pengejaran pelaku.
Sekitar pukul 00.20 WIB pada Senin, Zamri berhasil diamankan saat sedang bekerja di rumah makan. Polisi kemudian menggeledah dan menemukan barang bukti berupa sepeda motor milik korban di halaman rumah kosong. Kendaraan itu ditemukan dengan kondisi masih utuh, meski sebagian telah terkena perubahan akibat penggunaan singkat.
Motor Honda Beat merah putih milik Mawardi resmi dikembalikan ke korban, setelah melalui proses administrasi dan verifikasi. Polisi menyebut kasus ini menjadi contoh baik penanganan curanmor di tengah momen Lebaran. Kecepatan penyelidikan dan keterlibatan warga dalam menyampaikan informasi dicatat sebagai faktor kunci keberhasilan pengungkapan.
Baca Juga: Ngeri! Dilanda Cemburu, Pria di Padangsidimpuan Siram Air Keras ke Janda
Pelaku Dan Cara Pencurian
Pelaku yang ditangkap berinisial Zamri, warga Kabupaten Mempawah, yang kemudian diringkus di Pontianak. Ia diamankan di sebuah rumah makan di Jalan Prof Sultan Syarif Abdurrahman pada dini hari, tak lama setelah kejadian. Polisi mendapat informasi bahwa pelaku tengah berniat menjual motor hasil curian di kawasan Kampung Beting, Pontianak Timur.
Menurut pengakuan Zamri, ia mencuri motor dengan memanfaatkan situasi rumah yang lengah saat perayaan Lebaran. Ia merusak kunci kontak menggunakan obeng, lalu membawa kabur kendaraan untuk dijual. Pelaku berencana menjual motor seharga Rp 1,5 juta, namun sebelumnya baru menerima Rp 700 ribu sebagai uang muka.
Polisi menyebut Zamri sudah beberapa kali beraksi di sekitar area tersebut, dan motor yang dicuri merupakan target yang mudah diakses di teras rumah. Modusnya adalah memanfaatkan sepi penghuni atau saat keluarga lengah karena acara keluarga. Kini, modus curanmor di teras rumah menjadi sorotan khusus pihak kepolisian dan warga sekitar.
Peringatan Dan Cara Agar Rumah Aman
Pihak Polresta Pontianak mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat meninggalkan rumah pada hari raya. Kendaraan yang diparkir di teras atau depan rumah disarankan untuk dikunci stang dan dirantai, serta dimasukkan ke garasi jika memungkinkan. Polisi juga menyarankan memasang CCTV atau lampu terang di area parkir sebagai pencegahan.
Warga diminta segera melaporkan ke polisi jika mendapati kejadian serupa, bahkan sebelum lama pencurian terjadi. Jejak awal seperti foto pelaku, kendaraan, atau rekaman sekitar sangat membantu pengejaran. Polisi menyebut kerja sama warga‑polisi menjadi kunci utama penurunan kasus curanmor di kawasan perkotaan.
Untuk ke depan, perlu adanya sosialisasi berkelanjutan tentang keamanan rumah di momen mudik dan Lebaran. Warga disadarkan kembali bahwa suasana festive tidak serta‑merta membuat lingkungan bebas dari kejahatan. Dengan langkah waspada dan komunikasi dengan aparat terdekat, risiko kehilangan kendaraan di teras rumah bisa ditekan secara signifikan.
Jangan sampai ketinggalan! Info Kriminal Hari Ini akan menghadirkan kabar terbaru dan mengejutkan seputar dunia kriminal setiap harinya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari jurnalborneo.com
- Gambar Kedua dari um-surabaya.ac.id