Tragis! Seorang pemuda di Bone, Sulawesi Selatan, menjadi korban penganiayaan oleh temannya sendiri karena menolak ajakan mengonsumsi narkoba.
Pelaku, yang merupakan residivis penganiayaan, menyerang korban menggunakan gir motor hingga mengalami luka robek serius di kepala. Korban segera dilarikan ke Puskesmas Taretta untuk mendapatkan perawatan. Berikut ini, Info Kriminal Hari Ini akan menyoroti kepolisian yang berhasil mengungkap tuntas kasus ini, membawa titik terang pada peristiwa yang sempat menggegerkan publik.
Pemuda Bone Dipukuli Teman Gegara Tolak Narkoba
Seorang pria berinisial RW (24) menjadi korban penganiayaan oleh temannya sendiri, IH (24), di Dusun Lacappa, Desa Tassipi, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 20.30 Wita saat keduanya berkumpul di lokasi kejadian.
Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, menjelaskan bahwa penganiayaan terjadi karena korban menolak ajakan pelaku untuk mengonsumsi narkotika jenis sabu. Betul, ada pemuda yang memukul temannya menggunakan senjata tajam gir motor yang dimodifikasi karena menolak ajakan nyabu.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat karena melibatkan penggunaan narkoba dan kekerasan fisik. Kejadian tersebut menunjukkan risiko nyata dari pengaruh narkotika dan alkohol yang dapat memicu konflik hingga berujung penganiayaan serius.
Kronologi Penganiayaan dan Kondisi Korban
Menurut keterangan Alvin, awalnya pelaku memanggil korban untuk mengonsumsi narkotika, namun korban menolak. Saat itu, keduanya diduga berada di bawah pengaruh minuman keras jenis ballo. Penolakan korban membuat pelaku kehilangan kendali dan langsung memukul bagian belakang kepala korban.
Akibat serangan tersebut, RW mengalami luka robek pada bagian belakang kepala yang membutuhkan penanganan serius. Korban segera dilarikan ke Puskesmas Taretta untuk mendapatkan perawatan medis. Petugas medis melakukan 11 jahitan untuk menutup luka robek yang dialami korban.
Insiden ini memperlihatkan dampak serius dari perilaku kombinasi narkotika dan alkohol. Selain risiko kesehatan, kejadian ini juga menunjukkan potensi konflik fisik yang muncul dari pengaruh zat terlarang, sehingga masyarakat diimbau untuk waspada dan menjauhi narkoba.
Baca Juga: Terbongkar! Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Prabumulih Diringkus, Ternyata Begini Modusnya!
Residivis Penganiayaan Masih Buron Polisi
Polisi mengonfirmasi bahwa pelaku IH merupakan residivis kasus penganiayaan. Setelah menyerang korban, pelaku langsung melarikan diri dan hingga kini belum berhasil ditangkap. Tim gabungan unit Resmob dan Unit IV Sat Intelkam Polres Bone masih melakukan pencarian intensif di wilayah sekitar.
Kasus ini menambah catatan kriminalitas di Kabupaten Bone yang melibatkan residivis dengan motif narkotika. Pihak kepolisian meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku untuk segera melapor agar proses hukum bisa berjalan cepat dan pelaku ditindak tegas sesuai hukum.
Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi warga setempat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam hal interaksi dengan orang yang memiliki riwayat kriminal atau pengaruh narkoba. Polisi menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dalam membantu penegakan hukum.
Dampak dan Imbauan Kepolisian Untuk Masyarakat
Kasat Reskrim AKP Alvin menegaskan pentingnya pencegahan agar kasus serupa tidak terulang. Ia mengimbau masyarakat untuk menghindari narkoba dan melaporkan aktivitas mencurigakan yang bisa mengancam keselamatan warga. Perlindungan diri dan kewaspadaan menjadi kunci utama.
Selain itu, pihak kepolisian menekankan perlunya pengawasan terhadap kelompok muda yang rawan terlibat narkotika dan alkohol. Edukasi kepada keluarga dan komunitas lokal menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko kekerasan akibat pengaruh zat terlarang.
Kasus ini juga menjadi pengingat bagi aparat dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap residivis kriminal. Penegakan hukum yang tegas diharapkan bisa menekan potensi pengulangan tindakan kriminal yang membahayakan warga dan keamanan lingkungan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com