Miris di Sultra, Ayah Tewas Saat Melerai Pertengkaran Anaknya

Miris di Sultra, Ayah Tewas Saat Melerai Pertengkaran Anaknya

Seorang ayah berinisial H (45) di Sulawesi Tenggara tewas tragis saat berusaha melerai pertengkaran dua anaknya di rumahnya, Kecamatan Poasia, Kendari.

Miris di Sultra, Ayah Tewas Saat Melerai Pertengkaran Anaknya

Peristiwa ini mengejutkan warga karena korban dikenal sabar dan penyayang. Luka serius akibat terpeleset saat menenangkan anak-anaknya membuat nyawanya tak tertolong. Polisi dan petugas medis telah memeriksa lokasi dan memberikan pendampingan psikologis.

Dibawah ini akan membahas berita terbaru dan terviral hanya ada di .

Tragedi di Sultra Ayah Meninggal Saat Melerai Anak

Seorang ayah berinisial H (45) tewas secara tragis di rumahnya di Kecamatan Poasia, Kendari, Sulawesi Tenggara, setelah berusaha melerai pertengkaran dua anaknya pada Sabtu malam. Peristiwa memilukan ini mengejutkan tetangga dan warga sekitar karena korban dikenal sebagai sosok yang sabar dan penuh kasih terhadap keluarga.

Kejadian bermula ketika kedua anak korban terlibat cekcok hebat. H berusaha menengahi dan menenangkan anak-anaknya, namun pertikaian tersebut justru berujung pada insiden yang mengakibatkan H jatuh dan mengalami luka serius.

Warga segera melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian dan petugas medis datang untuk memberikan pertolongan. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, nyawa H tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Detik-detik Tragedi Saat Ayah Melerai Anak

Menurut keterangan saksi, pertengkaran kedua anak tersebut bermula karena masalah sepele yang memanas. Korban berusaha memisahkan mereka agar tidak saling menyakiti, namun dalam proses itu terjadi insiden tak terduga.

Beberapa saksi menyebut bahwa H terpeleset dan terbentur benda keras di rumahnya saat mencoba menarik kedua anaknya agar berhenti bertengkar. Luka yang dialami korban cukup parah, termasuk di kepala dan bagian tubuh lainnya, yang kemudian menyebabkan kematian.

Kejadian ini menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar. Tetangga berusaha membantu, sementara pihak keluarga segera menghubungi aparat kepolisian dan rumah sakit. Situasi di lokasi pun ramai dengan warga yang ingin memastikan kondisi korban dan anak-anak yang terlibat pertengkaran.

Baca Juga: 3 Pelaku Pembacok Pria di Medan Ditangkap, 2 Masih Anak-Anak

Polisi dan Warga Beri Klarifikasi

Polisi dan Warga Beri Klarifikasi=

Kapolsek Poasia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi yang ada di lokasi. “Kita masih mendalami kronologi, namun dari keterangan awal, ini murni kecelakaan saat korban berusaha melerai anak-anaknya,” ungkap Kapolsek.

Petugas medis menambahkan bahwa luka yang dialami korban menyebabkan pendarahan internal serius, sehingga nyawa H tidak bisa diselamatkan. “Ini tragedi yang sangat menyedihkan bagi keluarga dan warga sekitar,” kata salah seorang tenaga medis.

Warga sekitar mengaku terpukul atas peristiwa ini. Banyak yang menilai korban sebagai sosok ayah yang selalu sabar dan perhatian terhadap anak-anaknya. Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan saat terjadi pertengkaran anak-anak di rumah.

Keluarga dan Lingkungan Berduka

Keluarga korban masih berada dalam kondisi berduka, sementara anak-anak yang terlibat pertengkaran mendapatkan pendampingan psikologis dari pihak kepolisian dan tenaga sosial. Pihak keluarga berharap tragedi ini menjadi pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang.

Di lingkungan sekitar, warga mulai mengadakan doa bersama untuk mendoakan almarhum. Banyak yang menyampaikan rasa belasungkawa dan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan. Peristiwa ini juga menjadi bahan diskusi tentang pentingnya mengawasi anak-anak dan menenangkan pertengkaran dengan hati-hati.

Pihak kepolisian memastikan akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan pendampingan bagi keluarga. Sementara itu, masyarakat diimbau tetap tenang dan belajar dari kejadian tragis ini untuk menjaga keselamatan keluarga masing-masing.

Jangan lewatkan berita terbaru tentang kriminlyang terjadi dan terviral yang akan di bahas cuman hanya ada di Info Kriminal Hari Ini.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari detik.com
  2. Gambar Kedua dari banjarmasin.tribunnews.com
Home
Telegram
Tiktok
Instagram