Kecemburuan membuat seorang pria di Nias kehilangan kendali, hingga tega membunuh tetangga sendiri dan memutilasi jasadnya.
Kecemburuan bisa mematikan dan mendorong seseorang bertindak di luar nalar. Dari Nias Utara, Sumut datang kisah tragis di mana WHM (27) membunuh tetangganya YH (23) akibat dugaan cinta segitiga. Jasad korban dimutilasi dan dibuang ke jurang di hutan sehingga menggegerkan warga dan meninggalkan kengerian mendalam.
Berikut ini rangkuman berbagai informasi menarik kriminal lainnya yang bisa menambah wawasan Anda hanya di Info Kriminal Hari Ini.
Kecemburuan Berujung Petaka
Peristiwa keji ini bermula dari api cemburu yang membakar hati WHM, sang pelaku. Ia menuduh YH, tetangganya sendiri, telah menjalin hubungan gelap dengan istrinya. Kecurigaan ini memuncak menjadi kemarahan tak terkendali saat WHM memergoki perselingkuhan yang diduga terjadi antara korban dan istrinya.
Kapolres Nias, AKBP Agung, menjelaskan bahwa pelaku merasa sangat emosional dan tidak terima atas perbuatan korban. Perasaan dikhianati dan marah yang memuncak inilah yang mendorong WHM untuk melakukan tindakan ekstrem. Emosi yang tak terkontrol akhirnya menuntunnya pada keputusan mengerikan.
“Menuduh korban ini telah berselingkuh dengan istrinya. Dan pelaku ini merasa emosional, dan tidak terima oleh perbuatan korban, sehingga kemudian pelaku ini melakukan pembunuhan terhadap korban,” kata Kapolres Nias AKBP Agung, dikutip dari Fokus Indosiar, Rabu (24/12/2025).
Mutilasi Dan Pembuangan Jasad Yang Keji
Setelah melakukan pembunuhan, pelaku WHM menunjukkan kekejian yang lebih lanjut. Untuk menghilangkan jejak, ia memutilasi jasad YH menjadi beberapa bagian. Tindakan biadab ini dilakukan dengan sangat rapi dan tanpa belas kasihan, menunjukkan niat yang kuat untuk menyembunyikan kejahatannya.
Potongan-potongan tubuh korban kemudian dimasukkan ke dalam karung. Ini adalah upaya pelaku untuk menyamarkan identitas korban dan membuat penemuan jasad menjadi lebih sulit. Cara ini dipilih untuk menghindari kecurigaan dan menunda proses identifikasi.
Karung berisi jasad korban lantas dibuang ke dalam jurang yang curam di area hutan yang terpencil. Lokasi pembuangan yang sulit dijangkau ini menjadi strategi pelaku agar kejahatannya tidak terungkap. Hutan belantara dipilih sebagai tempat persembunyian akhir dari perbuatan keji tersebut.
Baca Juga: Modus Baru, Narkotika Disembunyikan Di Kompartemen Mobil
Penemuan Jasad Dan Terungkapnya Kasus
Jenazah korban YH ditemukan setelah polisi dan personel Basarnas Nias melakukan evakuasi dari dasar jurang dalam hutan di Desa Ombo Lata, Kabupaten Nias Utara. Penemuan ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan dalam menelusuri keberadaan korban yang dilaporkan hilang.
Saat ditemukan, jenazah korban sudah dalam keadaan membusuk. Kondisinya yang terbungkus karung semakin memperkuat dugaan adanya tindak kejahatan. Penemuan ini mengakhiri pencarian korban yang telah dilakukan polisi dan warga selama empat hari sejak YH dilaporkan hilang.
Kasus pembunuhan dan mutilasi ini akhirnya terungkap setelah tersangka WHM menyerahkan diri kepada polisi pada Senin (22/12/2025). Penyerahan diri ini menjadi titik terang bagi kepolisian untuk mengungkap seluruh detail kejahatan mengerikan ini dan memberikan keadilan bagi korban.
Barang Bukti Dan Ancaman Hukuman
Dari tangan tersangka WHM, polisi berhasil menyita beberapa barang bukti penting yang terkait dengan kejahatan tersebut. Barang bukti ini meliputi sebilah parang, yang diduga digunakan untuk memutilasi korban, serta sebuah ponsel. Ponsel korban kemungkinan besar berisi petunjuk terkait motif dan kronologi kejadian.
Selain itu, sebuah senter juga disita dari tersangka. Senter ini bisa menjadi indikasi bahwa pelaku melakukan aksinya di tempat gelap atau pada malam hari, atau untuk mencari jalan saat membuang jasad. Barang bukti ini sangat krusial dalam proses penyidikan untuk menguatkan dakwaan.
Akibat perbuatannya yang keji, tersangka WHM kini terancam hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara. Pasal-pasal yang akan diterapkan tentunya terkait dengan pembunuhan berencana dan perbuatan menghilangkan nyawa orang lain. Kasus ini menjadi peringatan keras akan bahaya kecemburuan yang tidak terkontrol.
Ikuti perkembangan Info Kriminal terupdate setiap harinya agar selalu mendapat kabar terbaru dan akurat seputar dunia kriminal hanya di Info Kriminal Hari Ini.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari liputan6.com
- Gambar Kedua dari youtube.com