Ngeri! Tiga Pemuda Biadab Perkosa Remaja Disabilitas di Lampung, Dicekoki Miras Hingga Tak Berdaya!​

Ngeri! Tiga Pemuda Biadab Perkosa Remaja Disabilitas di Lampung, Dicekoki Miras Hingga Tak Berdaya!​

Seorang remaja penyandang disabilitas di Lampung menjadi korban kekejaman tiga pemuda biadab yang memperkosanya secara brutal.

Ngeri! Tiga Pemuda Biadab Perkosa Remaja Disabilitas di Lampung, Dicekoki Miras Hingga Tak Berdaya!​

Seorang remaja putri penyandang disabilitas GA (18) di Kota Metro, Lampung, menjadi korban kebiadaban tiga pemuda, AMN (23), AL (19), dan RA (26), yang telah ditangkap polisi. Kasus ini mengguncang publik, menyoroti kerentanan disabilitas dan pentingnya perlindungan hukum. Modus terencana para pelaku menambah daftar kejahatan kemanusiaan yang harus diusut tuntas.

Berikut ini rangkuman berbagai informasi menarik kriminal lainnya yang bisa menambah wawasan Anda hanya di Info Kriminal Hari Ini.

Aksi Biadab Yang Terencana

Ketiga pelaku, AMN, AL, dan RA, diduga kuat telah merencanakan aksi keji ini dengan matang. Fakta ini terungkap dari penyelidikan polisi yang menunjukkan adanya persiapan sebelum tindakan bejat tersebut dilakukan. Perencanaan ini menambah bobot kejahatan yang mereka lakukan.

Kasat Reskrim Polres Metro AKP Rizky D Cahyo menjelaskan bahwa salah satu pelaku, AMN, memang sudah mengenal korban sebelumnya. Kedekatan ini kemudian dimanfaatkan sebagai pintu masuk untuk melancarkan rencana jahat mereka. Kepercayaan korban dimanipulasi dengan kejam.

Modus operandi yang terencana ini menunjukkan tingkat kesadisan dan minimnya empati para pelaku. Mereka tidak hanya melakukan kejahatan, tetapi juga merancang skenario untuk menjebak korban yang memiliki keterbatasan.

Jebakan Maut di Rumah Kontrakan

Korban dijemput oleh para pelaku sebelum akhirnya dibawa ke sebuah rumah kontrakan milik pelaku berinisial AL. Lokasi yang terpencil dan jauh dari keramaian dipilih untuk memuluskan aksi keji mereka tanpa gangguan, menunjukkan perencanaan yang disengaja oleh para pelaku.

Di dalam rumah kontrakan itulah, korban GA dicekoki minuman keras hingga tidak berdaya. Kondisi korban yang sudah mabuk membuat dirinya semakin rentan dan tidak mampu melawan saat diperkosa secara bergantian, sementara para pelaku tampak tenang dan sadar akan tindakan mereka.

Setelah korban dipaksa berhubungan badan di kamar belakang, ia kembali dipaksa minum tuak. Kemudian, korban diperkosa lagi secara bergantian dan berulang kali oleh ketiga pelaku, menunjukkan kebiadaban yang terencana dan tak terbayangkan manusia normal.

Baca Juga: Gerak Cepat Polisi Tangkap Geng Motor yang Teror Cimahi–Bandung Barat

Penangkapan Dan Status Tersangka

Penangkapan Dan Status Tersangka​

Berkat laporan dan penyelidikan cepat, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap ketiga pelaku. Mereka adalah AMN (23), AL (19), dan RA (26), yang kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Ketiga pemuda tersebut kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemerkosaan ini. Proses hukum akan terus berjalan untuk memastikan keadilan bagi korban dan memberikan efek jera kepada para pelaku.

Polisi juga telah melakukan penahanan terhadap para tersangka. Langkah ini penting untuk mencegah mereka melarikan diri dan mengganggu proses penyidikan lebih lanjut. Keadilan harus ditegakkan tanpa kompromi.

Perlindungan Dan Dukungan Untuk Korban

AKP Rizky D Cahyo memastikan bahwa korban GA saat ini sudah berada dalam perlindungan keluarganya. Kondisi psikologis korban menjadi perhatian utama setelah mengalami trauma berat akibat peristiwa ini, dan pihak kepolisian terus memantau perkembangan kondisinya secara intensif.

Selain itu, korban juga telah mendapatkan pendampingan khusus. Pendampingan ini sangat krusial untuk membantu korban memulihkan diri dari trauma dan mendapatkan dukungan moral serta psikologis yang dibutuhkan, termasuk konseling dari psikolog profesional serta perhatian dari tenaga sosial.

Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas. Kita harus memastikan bahwa keadilan ditegakkan dan korban mendapatkan semua dukungan yang diperlukan, serta mendorong langkah preventif agar kasus serupa tidak terulang di masa depan.

Ikuti perkembangan Info Kriminal terupadate setiap harinya agar selalu mendapat kabar terbaru dan akurat seputar dunia kriminal hanya di Info Kriminal Hari Ini.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari kumparan.com
  2. Gambar Kedua dari liputan6.com
Home
Telegram
Tiktok
Instagram