Pria asal Jepang tewas di kamar hotel Jakarta Pusat, polisi selidiki penyebab kematian dan kumpulkan keterangan saksi.
Seorang pria asal Jepang ditemukan meninggal dunia di kamar hotel kawasan Jakarta Pusat. Peristiwa ini langsung ditangani aparat kepolisian yang bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi. Hingga kini, penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan. Polisi memastikan proses investigasi dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta di balik kejadian tersebut.
Berikut Info Kriminal Hari Ini yang merangkum beragam peristiwa kriminal paling menarik dan informatif, untuk memperluas wawasan serta pemahaman Anda terhadap isu-isu terkini.
Penemuan WNA Jepang Di Hotel Jakarta Pusat
Seorang warga negara Jepang berinisial KH (59) ditemukan meninggal dunia di kamar lantai 25 nomor 2551 Hotel Merlyn Park. Hotel tersebut berlokasi di Jalan KH Hasyim Ashari, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat.
Peristiwa itu diketahui pada Rabu pagi, 19 Februari 2026, sekitar pukul 07.57 WIB. Penemuan jasad korban sontak menggegerkan pihak hotel dan rombongan yang datang bersama almarhum.
Kapolsek Metro Gambir, Agus Ady Wijaya, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas tempat tidur kamar hotelnya.
Kronologi Awal Sebelum Penemuan
Sebelum kejadian terungkap, rombongan wisatawan asal Jepang itu dijadwalkan melakukan kegiatan kunjungan industri. Agenda hari itu adalah perjalanan menuju kawasan Tambun, Jawa Barat.
Sekitar pukul 07.44 WIB, PIC Travel Agent Panorama Group berinisial R alias D turun ke lobi hotel. Ia bermaksud berkoordinasi dengan pemandu wisata terkait kesiapan rombongan.
Dari total 24 peserta, terdapat tiga orang yang belum terlihat di titik kumpul. Salah satu yang belum memberikan kabar adalah KH yang menginap di lantai 25.
Baca Juga: Tragedi Keji di Siak, Pria Tega Bunuh Wanita Hanya Karena Pinjaman Ditolak
Upaya Membuka Kamar Korban
Merasa khawatir, D bersama petugas keamanan hotel berinisial SR dan rekan korban, Mr S, menuju kamar 2551. Mereka tiba di depan pintu kamar sekitar pukul 07.55 WIB.
Beberapa kali pintu diketuk, namun tidak ada respons dari dalam. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena korban tidak memberikan tanda-tanda aktivitas.
Karena pintu terkunci dari dalam, pihak travel meminta bantuan manajemen hotel untuk membukanya. Tak lama kemudian, kamar berhasil diakses dan korban ditemukan dalam kondisi tidak merespons.
Pemeriksaan Awal Dan Tindakan Kepolisian
Setelah pintu terbuka, rekan korban mencoba memastikan kondisi KH dengan memeriksa pernapasannya. Namun tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan sehingga pihak hotel segera melaporkan kejadian tersebut.
Laporan diteruskan ke Polsek Metro Gambir yang langsung mengirimkan petugas ke lokasi. Tim identifikasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan situasi.
Hasil pengecekan awal tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo sekitar pukul 10.30 WIB untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga kini, penyebab pasti kematian KH masih dalam penyelidikan kepolisian. Petugas terus mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami riwayat aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal.
Rombongan yang berjumlah 24 orang tersebut diketahui menginap selama dua malam, mulai 17 hingga 19 Februari 2026. Mereka datang dalam rangka kunjungan yang telah terjadwal sebelumnya.
Polsek Metro Gambir memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan transparan. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan perwakilan terkait guna memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan hukum.
Pantau terus Informasi Kriminal terbaru setiap hari dan dapatkan kabar paling aktual, tajam, serta terpercaya seputar dunia kriminal hanya di Info Kriminal Hari Ini.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama: depok.tribunnews.com
- Gambar Kedua: sulteng.antaranews.com