Bali digemparkan penangkapan bos kriminal Inggris buronan Interpol, Jejak kejahatan internasionalnya akhirnya terungkap.
Bali menjadi sorotan nasional setelah polisi berhasil menangkap bos kriminal Inggris yang masuk daftar buronan Interpol. Penangkapan ini membuka jaringan kejahatan internasional yang selama ini sulit dilacak, sekaligus menunjukkan kerja keras aparat dalam menegakkan hukum lintas negara. Simak informasi lengkapnya hanya di Info Kriminal Hari Ini.
Bos Kriminal Inggris Buronan Interpol Di Bali
Seorang warga negara Inggris berinisial SL, yang masuk daftar buronan Interpol karena diduga terlibat jaringan kriminal internasional, ditangkap petugas Imigrasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Sabtu siang (28/3/2026). Penangkapan dilakukan sesaat setelah SL mendarat dari Singapura.
Petugas Imigrasi Ngurah Rai mendeteksi SL melalui sistem keimigrasian yang terintegrasi dengan data Red Notice Interpol. Red Notice adalah permintaan resmi dari Interpol kepada penegak hukum di seluruh dunia untuk menangkap dan menahan tersangka kriminal.
Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai menyatakan bahwa Bali bukan tempat aman bagi buronan internasional. Sistem pemantauan yang kuat dan koordinasi intelijen memungkinkan aparat segera mengetahui identitas SL begitu ia tiba di terminal kedatangan internasional. SL digelandang ke Imigrasi, lalu diserahkan ke Polisi Bandara Ngurah Rai untuk proses hukum buron internasional.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Kronologi Penangkapan Di Bandara
Penangkapan SL bermula ketika penerbangan dari Singapura mendarat di Bali sekitar waktu siang. Petugas Imigrasi yang bertugas di tempat pemeriksaan internasional mengecek data para penumpang dan menemukan nama SL dalam sistem peringatan Red Notice Interpol.
Begitu sistem mendeteksi identitasnya, petugas langsung mengambil tindakan cepat untuk mencegah SL lolos dari pengawasan. Ia ditahan di ruang kedatangan internasional bandara sambil menunggu proses lebih lanjut.
SL disebut berusia sekitar 45 tahun dan merupakan target pencarian dalam kasus kejahatan lintas negara. Ia diduga bukan sekadar pelaku kecil, tetapi pimpinan jaringan kriminal internasional selama pelariannya. Setelah ditahan, Imigrasi Ngurah Rai dan polisi membawa SL ke fasilitas hukum untuk pemeriksaan dan proses ekstradisi.
Baca Juga:Â Bikin Heboh! Polisi Aniaya Warga di Sulsel, Alasan Khilaf Picu Kontroversi!
Dugaan Kejahatan Internasional
Berdasarkan pernyataan pejabat Imigrasi, SL diduga mengendalikan operasi perusahaan fiktif dan terlibat dalam tindak pidana pencucian uang yang merupakan bagian dari jaringan kriminal lintas negara.
Operasi semacam ini biasanya melibatkan manipulasi keuangan melalui perusahaan palsu yang dirancang untuk menyamarkan aliran dana hasil kejahatan. Dugaan pencucian uang merupakan salah satu kejahatan serius yang sering ditangani Interpol.
Pencucian uang bisa mencakup berbagai metode seperti pengalihan dana melalui rekening internasional, transaksi bisnis fiktif, dan investasi palsu untuk menyamarkan sumber dana ilegal. Imigrasi Indonesia bekerja sama dengan Interpol untuk memastikan bahwa buronan semacam SL tidak bisa lolos dari penegakan hukum meskipun berpindah negara selama pelariannya.
Sistem Keimigrasian Dan Deteksi Red Notice
Sistem pemeriksaan keimigrasian di Bandara Ngurah Rai terintegrasi dengan database internasional yang memungkinkan identifikasi cepat terhadap daftar Red Notice. Red Notice bukan penangkapan otomatis, melainkan permintaan resmi negara anggota menahan tersangka hingga proses hukum selanjutnya dilakukan.
Perangkat teknologi dan koordinasi data ini menjadi senjata penting dalam menjaga perbatasan Indonesia dari masuknya buronan kriminal yang dicari secara internasional. Integrasi data antara instansi keimigrasian dan penegak hukum internasional memastikan sistem deteksi berjalan responsif dan efektif.
Implikasi Penangkapan Terhadap Keamanan Bali
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali menilai penangkapan SL sebagai bukti bahwa sistem pengawasan pintu masuk negara sudah berjalan efektif. Langkah ini menunjukkan komitmen aparat Indonesia dalam menghadang ancaman kriminal lintas negara yang mencoba memasuki wilayah nasional seperti Bali, salah satu destinasi wisata internasional. Keberhasilan ini menunjukkan pelaku kejahatan global tak aman. Polisi terus menegakkan hukum agar SL menghadapi proses peradilan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari www.cnnindonesia.com
- Gambar Kedua dari www.cnnindonesia.com