Sekuriti perumahan elit Makassar ketahuan mencuri di rumah yang dijaganya, rekaman CCTV mengungkap aksi nekat pelaku secara jelas.
Insiden mengejutkan mengguncang warga Makassar, khususnya perumahan elit Jalan H Kalla, Panakkukang. Penjaga keamanan SN (40) justru terbukti mencuri di rumah yang seharusnya ia lindungi. Aksi ini terekam kamera pengawas dan cepat menyebar di media sosial, memicu kemarahan publik serta kekecewaan terhadap kepercayaan yang diberikan.
Berikut ini rangkuman berbagai informasi menarik kriminal lainnya yang bisa menambah wawasan Anda hanya di Info Kriminal Hari Ini.
Kejahatan di Balik Seragam Keamanan
Kasus pencurian ini menyoroti ironi, di mana petugas keamanan justru menjadi pelaku di area tanggung jawabnya. Rumah yang disasar SN kosong karena pemilik mudik, memberi peluang pelaku melancarkan aksi tanpa hambatan. Kepercayaan warga kompleks perumahan pun tercoreng.
Penangkapan SN terjadi di pos sekuriti pada Sabtu (20/12/2025), setelah rekaman CCTV yang merekam aksinya viral. Kapolsek Panakkukang, Kompol Hj Ema Ratna, membenarkan penangkapan tersebut. “Iya betul, pelakunya telah diamankan dan ditahan di Polsek guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata Ema, menegaskan bahwa proses hukum sedang berjalan.
Hasil penyelidikan polisi kemudian mengungkap fakta yang lebih mengejutkan, bahwa pelaku merupakan sekuriti yang memang bertugas di kompleks perumahan tersebut. “Setelah diselidiki pelaku ternyata sekuriti di perumahan tersebut yang berhasil membobol rumah warganya,” ujar Ema, menunjukkan betapa mudahnya pelaku masuk karena posisinya.
Modus Operandi Dan Kerugian Korban
Dantim Resmob Polsek Panakkukang Aipda Zulqadri menjelaskan bahwa pencurian baru diketahui oleh korban setelah kembali ke rumah pada Selasa (16/12/2025). Awalnya, korban hanya mendapati serpihan celengan berserakan di meja, tanpa menyadari sepenuhnya bahwa telah terjadi tindak kriminal. Kecurigaan baru muncul setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah pengecekan mendalam, korban menemukan bahwa celengan yang semula berisi uang tunai dan sejumlah perhiasan emas telah raib. Barang-barang berharga yang hilang meliputi dua pasang cincin emas, dua pasang gelang emas, dan satu kalung emas, dengan total berat sekitar 25 gram. Kerugian ini tentu sangat memberatkan bagi korban.
Tidak hanya perhiasan, uang tunai sebesar Rp 600.000 yang disimpan dalam celengan tersebut juga turut diambil oleh pelaku. Di hadapan polisi, SN mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa ia telah menggadaikan perhiasan emas milik korban dengan nilai sekitar Rp 2,5 juta. Pengakuan ini memberikan gambaran jelas mengenai kerugian materiil yang dialami.
Baca Juga: Miris Siswi SMK Lampung Tewas, Tragis Usai Berani Melawan Pembegal
Motif di Balik Tindakan Nekat SN
Pengakuan mengejutkan datang dari SN mengenai motif di balik pencurian yang dilakukannya. Uang hasil kejahatan tersebut, menurut pengakuannya, digunakan untuk bermain judi online. Keterlibatan dalam aktivitas judi online seringkali menjadi pemicu seseorang melakukan tindak kejahatan untuk memenuhi kebutuhan finansial atau kecanduannya.
Polisi juga berhasil mengungkap salah satu faktor kunci yang mempermudah aksi SN. Pelaku diketahui mengetahui lokasi penyimpanan kunci rumah korban, sehingga ia dapat dengan mudah masuk tanpa perlu merusak pintu atau jendela. “Pelaku ini mengetahui letak korban menyimpan kunci rumah,” terang Zulqadri, menjelaskan kemudahan akses pelaku.
Lebih lanjut, Zulqadri menambahkan, “Sehingga saat pelaku keluar dari rumah dia kunci kembali rumah korban.” Modus operandi ini menunjukkan kecerdikan pelaku dalam menutupi jejaknya dan memperlambat deteksi pencurian oleh korban, menambahkan dimensi lain pada kompleksitas kasus ini dan kewaspadaan yang perlu ditingkatkan.
Dampak Dan Penegakan Hukum
Kasus pencurian yang melibatkan seorang sekuriti ini tentu menimbulkan keresahan dan mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sistem keamanan di lingkungan perumahan. Warga kompleks kini merasa perlu untuk lebih waspada dan mungkin mempertimbangkan langkah-langkah keamanan tambahan. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dengan seadil-adilnya. Penahanan SN di Polsek Panakkukang adalah langkah awal dalam proses penyelidikan lebih lanjut, yang akan mencakup pengumpulan bukti-bukti tambahan dan pemeriksaan mendalam untuk mengungkap semua fakta. Keadilan harus ditegakkan untuk korban.
Kejadian ini juga menjadi pengingat penting bagi penyedia jasa keamanan untuk lebih ketat dalam melakukan seleksi dan pengawasan terhadap personelnya. Integritas dan kejujuran adalah kualitas fundamental yang harus dimiliki oleh setiap petugas keamanan, demi menjaga rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.
Ikuti perkembangan Info Kriminal terupadate setiap harinya agar selalu mendapat kabar terbaru dan akurat seputar dunia kriminal hanya di Info Kriminal Hari Ini.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari makassar.kompas.com
- Gambar Kedua dari bbc.com