Tragis! Sopir di Belawan dikeroyok preman karena tak bayar parkir, kaca bus pecah dan warga heboh menyaksikan kejadian.
Insiden Info Kriminal Hari Ini kekerasan di Belawan menjadi sorotan warganet setelah seorang sopir dikeroyok preman gara-gara masalah parkir. Aksi brutal ini tak hanya melukai sopir, tapi juga merusak kendaraan yang dikemudikannya, memicu keprihatinan dan pertanyaan soal keamanan di area parkir umum.
Sopir Bus Dikeroyok Preman Di Belawan, Kaca Bus Pecah
Insiden kekerasan di Pelabuhan Belawan menjadi sorotan publik setelah seorang sopir bus pariwisata dianiaya preman karena menolak membayar uang parkir. Aksi brutal itu juga melibatkan perusakan kaca bus, memicu keprihatinan warga dan pengemudi lain.
Kejadian ini terjadi di depan Dermaga Bandar Deli, Kota Medan, tepatnya saat sopir hendak menurunkan penumpang. Delapan orang preman menghadang bus dan memaksa sopir menyerahkan uang parkir, yang kemudian berujung pada aksi kekerasan.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo mengungkapkan bahwa salah satu pelaku, berinisial DZ (31), telah ditangkap pada 3 Februari 2026. Polisi kini masih memburu tiga pelaku lainnya yang terlibat dalam insiden tersebut.
Kronologi Penganiayaan Dan Perusakan
Peristiwa bermula saat bus hendak memasuki area parkir dermaga. Para pelaku, yang membawa helm dan pisau sangkur, langsung menghadang kendaraan. Salah seorang preman memecahkan kaca bus menggunakan helm, memicu kepanikan sopir dan penumpang.
Sopir turun dari bus untuk menenangkan situasi, namun malah menjadi sasaran penganiayaan. Warga sekitar yang melihat peristiwa itu segera turun tangan untuk melerai, membuat pelaku melarikan diri dari lokasi.
Polisi yang mendapat laporan cepat merespons dan menyelidiki kejadian. Dari hasil penyelidikan, mereka berhasil mendeteksi keberadaan DZ, satu dari empat pelaku, dan segera menahannya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Tragis! Pelajar 13 Tahun Tewas di Tangan Tetangga Diduga ODGJ di HST Kalsel!
Motif Pelaku Dan Barang Bukti
Berdasarkan pengakuan tersangka, aksi itu dilakukan karena korban menolak memberikan uang parkir. Tersangka juga mengaku bekerja sama dengan tiga rekannya yang kini masih dalam pengejaran polisi.
Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk helm, pisau sangkur, dan pecahan kaca bus. Bukti tersebut menjadi dasar untuk proses hukum dan penuntutan terhadap pelaku yang telah tertangkap.
Agus menekankan bahwa perilaku premanisme seperti ini tidak bisa ditoleransi karena mengancam keselamatan pengemudi dan publik. Polisi berkomitmen untuk menindak tegas pelaku yang meresahkan masyarakat.
Tindakan Kepolisian Dan Upaya Penegakan Hukum
Setelah penangkapan DZ, polisi memboyongnya ke Polres Pelabuhan Belawan untuk pemeriksaan intensif. Petugas juga terus melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku lainnya yang masih buron.
Polisi meminta masyarakat untuk ikut berperan aktif melaporkan tindak kriminal. Call center 110 disiapkan untuk mempermudah masyarakat melapor dan memastikan tindakan cepat dari aparat kepolisian.
Kasat Reskrim menegaskan bahwa langkah ini bertujuan memberikan efek jera bagi pelaku premanisme serta meningkatkan rasa aman pengemudi di kawasan Pelabuhan Belawan dan sekitarnya.
Implikasi Keamanan dan Kesadaran Masyarakat
Insiden ini menjadi peringatan bagi pengelola parkir dan masyarakat untuk menjaga ketertiban di area publik. Kekerasan terhadap sopir dan perusakan kendaraan menimbulkan risiko besar bagi keselamatan pengemudi dan penumpang.
Para sopir diimbau agar selalu waspada dan melaporkan setiap ancaman atau pemerasan. Sementara itu, warga diharapkan mendukung penegakan hukum dengan tidak memberikan kesempatan bagi premanisme berkembang di lingkungan publik.
Kasus ini juga menyoroti perlunya regulasi lebih tegas terkait sistem parkir di dermaga dan area publik lain. Dengan penegakan hukum yang konsisten, diharapkan kejadian serupa dapat dicegah di masa depan.
Ikuti perkembangan Info Kriminal terupdate setiap harinya agar selalu mendapat kabar terbaru dan akurat seputar dunia kriminal hanya di Info Kriminal Hari Ini.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari instagram.com