Seorang spesialis pencurian motor akhirnya diringkus aparat Polres Banyuasin saat mencoba melakukan aksi kesembilannya.
Polres Banyuasin menangkap seorang spesialis pencurian motor yang beraksi di delapan lokasi sebelumnya saat mempersiapkan aksinya yang kesembilan. Ironisnya, target kali ini adalah kawasan perkantoran Pemkab Banyuasin, seharusnya pusat keamanan. Penangkapan ini membuktikan kesigapan aparat memberantas kejahatan jalanan.
Berikut ini Info Kriminal Hari Ini Akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan Anda.
Jejak Kejahatan Fiko Adinata Terhenti di Banyuasin
Pelaku, yang diketahui bernama Fiko Adinata (19), warga Desa Lebung, Kecamatan Rantau Bayur, Banyuasin, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia ditangkap pada Rabu, (21/1) sekitar pukul 13.00 WIB, tepat di Komplek Perkantoran Pemkab Banyuasin. Penangkapan ini mengakhiri rentetan aksi pencurian sepeda motor yang telah meresahkan warga Banyuasin.
Kasat Reskrim Polres Banyuasin, AKP Muhammad Ilham, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan saat tersangka sedang mengintai targetnya. Fiko tertangkap basah sedang mencari sasaran untuk melancarkan aksi pencurian kendaraan bermotornya. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa polisi telah memonitor gerak-gerik pelaku.
Dari hasil pemeriksaan awal, Fiko Adinata mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak delapan kali di wilayah Banyuasin. Saat ditangkap, ia berniat melakukan aksinya yang kesembilan. Pengakuan ini memperkuat dugaan bahwa ia memang seorang spesialis curanmor yang lihai.
Terungkapnya Modus Operandi Dan Identifikasi Korban
AKP Muhammad Ilham mengungkap salah satu korban Fiko Adinata, Ibrahim, karyawan honorer di Jalan Merdeka, Kelurahan Kedondong Raye, Kecamatan Banyuasin III. Kasus ini menjadi titik terang bagi korban lain yang kehilangan sepeda motor di Banyuasin, sekaligus membantu polisi memahami pola kejahatan pelaku.
Peristiwa pencurian yang menimpa Ibrahim terjadi pada Selasa, 23 Desember 2025, sekitar pukul 10.40 WIB. Lokasinya adalah area parkir Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banyuasin. Saat itu, korban memarkirkan sepeda motornya dalam kondisi setang terkunci, namun tetap tak luput dari incaran pelaku.
Ibrahim baru menyadari motornya hilang setelah selesai bekerja dan melaksanakan salat. Usai menerima telepon dari istrinya, ia kembali ke lokasi parkir, namun motor miliknya sudah raib. Laporan dari Ibrahim ini menjadi salah satu kunci bagi polisi untuk memulai penyelidikan mendalam.
Baca Juga: Tragedi Bukit Sosogan, Warga Rejosari Karanganyar Gegerkan Temuan Mayat
Detik-Detik Penangkapan Dan Barang Bukti Kritis
Berdasarkan laporan korban dan penyelidikan intensif, polisi mendapatkan informasi krusial bahwa Fiko Adinata sedang berada di perkantoran Pemkab Banyuasin. Ia berencana melancarkan aksinya kembali di sana, tanpa menyadari dirinya telah diintai. Keberadaan informasi ini memungkinkan aparat untuk bergerak cepat.
“Belum sempat anggota kita sudah mengamankan pelaku,” jelas Ilham, menggambarkan kecepatan respons petugas. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting. Bukti-bukti ini mengaitkan Fiko langsung dengan aksi pencurian yang dilakukannya.
Barang bukti yang diamankan berupa 1 unit motor Honda BeAT warna hitam, 1 buah kunci roda huruf Y, dan 1 buah besi lurus berujung pipih yang berfungsi sebagai kunci T. Kunci T merupakan alat favorit para pelaku curanmor untuk membobol kunci kontak sepeda motor dengan cepat.
Penyidikan Dan Pengembangan Kasus
Saat ini, Fiko Adinata telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Barang bukti yang berhasil diamankan juga telah dibawa ke Mapolres Banyuasin untuk proses penyidikan lebih lanjut. Penanganan kasus ini diharapkan dapat mengungkap jaringan atau kemungkinan pelaku lain yang terlibat.
Penyidik tidak akan berhenti sampai di sini. “Kita masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dari aksi curanmor yang dilakukan tersangka,” tutup Ilham. Hal ini menunjukkan komitmen Polres Banyuasin untuk membongkar tuntas semua kejahatan yang terkait dengan Fiko Adinata.
Masyarakat diharapkan untuk selalu waspada dan meningkatkan keamanan kendaraan bermotor mereka. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam memarkir kendaraan, bahkan di area yang dianggap aman sekalipun. Kerja sama antara masyarakat dan aparat kepolisian sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dari kejahatan.
Ikuti perkembangan Info Kriminal terupdate setiap harinya agar selalu mendapat kabar terbaru dan akurat seputar dunia kriminal hanya di Info Kriminal Hari Ini.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari sumateraekspres.bacakoran.co
- Gambar Kedua dari detik.com