Warga Bogor dikejutkan oleh insiden penusukan mantan Kades saat pulang dari salat Jumatan di Kampung Cibedug.
Korban mengalami luka serius akibat serangan mendadak pelaku yang melarikan diri. Polisi telah mengamankan lokasi, memeriksa saksi, dan menelusuri CCTV untuk menangkap pelaku. Kejadian ini menimbulkan kepanikan di masyarakat, memicu patroli warga.
Berikut ini, Info Kriminal Hari Ini akan menyoroti kepolisian yang berhasil mengungkap tuntas kasus ini, membawa titik terang pada peristiwa yang sempat menggegerkan publik.
Misteri Penusukan Mantan Kades di Bogor Usai Salat Jumatan
Warga Bogor dikejutkan oleh aksi penusukan yang menimpa seorang mantan kepala desa (Kades) saat pulang dari salat Jumatan pada Jumat siang (14/2/2026). Korban, yang identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan, mengalami luka serius akibat serangan mendadak dari pelaku yang hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Menurut saksi mata, insiden terjadi ketika korban melintasi jalan kampung setelah meninggalkan masjid. Pelaku yang menunggang sepeda motor mendekat dan menyerang korban dengan senjata tajam tanpa peringatan. Kejadian ini berlangsung hanya dalam hitungan detik, meninggalkan ketakutan di kalangan warga sekitar.
Warga sekitar segera menolong korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Polisi setempat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan area untuk memudahkan penyelidikan. Insiden ini menimbulkan kepanikan dan menjadi perhatian serius aparat keamanan setempat.
Aksi Brutal dan Respons Warga di TKP
Berdasarkan keterangan saksi, korban sedang berjalan pulang dari masjid setelah menunaikan salat Jumatan. Saat melewati jalan sepi di Kampung Cibedug, seorang pria mendekat dari arah belakang dengan sepeda motor. Tanpa aba-aba, pelaku menikam korban beberapa kali, menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka di bagian punggung dan tangan.
Warga yang melihat kejadian segera berteriak dan mengejar pelaku, namun pelaku berhasil melarikan diri ke arah jalan raya. Aksi cepat warga berhasil memanggil tim medis dan aparat kepolisian untuk mengevakuasi korban dan melakukan pengamanan di lokasi. Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada saat melewati jalan sepi.
Kepolisian Bogor menegaskan bahwa mereka telah mengerahkan tim penyidik untuk mengidentifikasi pelaku. Polisi juga melakukan pemeriksaan saksi, menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi, dan memeriksa kemungkinan motif personal maupun kriminal.
Baca Juga: Tragedi Gresik, Siswi SMP Diduga Korban Penyiksaan Gangster, Polisi Turun Tangan
Upaya Polisi dan Penyelidikan Pelaku
Kapolsek setempat menjelaskan bahwa penyelidikan sudah dimulai sejak laporan diterima. Aparat telah memeriksa saksi mata, melakukan olah TKP, dan mengumpulkan bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan pelaku. Polisi juga menelusuri rute pelarian pelaku menggunakan rekaman CCTV dan informasi dari warga.
Pihak kepolisian tidak menutup kemungkinan bahwa motif penusukan berkaitan dengan masalah pribadi atau dendam lama. “Kami belum bisa memastikan motifnya, tetapi semua kemungkinan sedang kami dalami. Prioritas utama kami saat ini adalah menangkap pelaku secepat mungkin dan memastikan korban mendapatkan perlindungan,” ujar Kapolsek.
Selain itu, polisi meminta masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan informasi yang akurat. Koordinasi dengan pihak desa dan warga di sekitar lokasi kejadian diintensifkan agar informasi cepat didapat dan membantu penyelidikan.
Dampak Insiden dan Imbauan Warga
Insiden penusukan ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Warga merasa khawatir saat melewati jalan sepi, terutama saat jam-jam pulang salat atau kegiatan rutin lainnya. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, berjalan berkelompok, dan melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan.
Korban saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit, dengan kondisi luka yang stabil namun masih memerlukan pemulihan serius. Keluarga korban berharap aparat kepolisian segera menangkap pelaku agar keamanan warga dapat terjaga.
Warga setempat juga berinisiatif meningkatkan patroli warga dan membentuk pos keamanan sementara di sekitar jalan kampung. Upaya ini diharapkan bisa mencegah kejadian serupa dan menjaga ketenangan masyarakat di tengah ketegangan pasca-insiden.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari news.detik.com