Tragedi Keluarga di Warakas, Dendam Anak Tengah Berujung Racun Maut, Ibu Dan Dua Saudara Tewas

seorang anak tengah tega meracuni ibu kandungnya hingga tewas

Kasus tragis mengguncang Warakas ketika seorang anak tengah tega meracuni ibu, kakak, dan adik kandungnya hingga tewas semua.

seorang anak tengah tega meracuni ibu kandungnya hingga tewas

Kisah tragis mengguncang Warakas, Jakarta Utara, setelah AS atau S (22) meracuni ibu dan dua saudara kandungnya hingga tewas. Peristiwa mengerikan ini terungkap setelah polisi menangkap pelaku. Motif pembunuhan keji tersebut berakar dari dendam dan perasaan diperlakukan tidak adil, pengakuan yang mengejutkan dan menambah pilu kasus ini.

Berikut ini Info Kriminal Hari Ini Akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan Anda.

Motif Dendam Terungkap

Kepolisian Resort Metro Jakarta Utara berhasil mengungkap motif di balik tindakan keji AS alias S (22) yang meracuni anggota keluarganya di Warakas. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pelaku didorong oleh dendam. Perasaan ini muncul karena ia merasa diperlakukan berbeda dibandingkan dengan saudara-saudaranya yang lain.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno, menjelaskan lebih lanjut mengenai motif ini pada Jumat, 6 Februari 2026. Menurutnya, AS sering dimarahi oleh ibunya. Perlakuan yang dirasakan tidak adil ini menumpuk menjadi rasa dendam yang mendalam, hingga akhirnya mendorong AS untuk melakukan tindakan ekstrem.

Perasaan dibedakan dan sering dimarahi menjadi pemicu utama. Kondisi psikologis pelaku yang merasa tertekan dan tidak dihargai dalam lingkungan keluarga tampaknya menjadi faktor krusial dalam tragedi ini. Hal ini menyoroti pentingnya komunikasi dan keadilan dalam dinamika keluarga.

Identitas Korban Dan Penemuan

Tiga orang menjadi korban dalam kasus keracunan massal ini. Mereka adalah ibu pelaku berinisial SS (50), serta dua saudara kandungnya, AAL (27) yang merupakan anak pertama, dan AAB (13) sebagai anak bungsu. SS diketahui memiliki empat orang anak, dan suaminya telah meninggal dunia sebelumnya.

Ketiga korban ditemukan tewas setelah diracun oleh AS alias S, yang merupakan anak ketiga dari SS. Penemuan jenazah dilakukan oleh anak kedua SS, Dafi, pada Jumat, 2 Januari. Dafi pulang kerja dan menemukan kondisi tragis di rumah kontrakan mereka.

Ironisnya, AS sendiri ditemukan dalam kondisi sekarat di lokasi kejadian pada saat penemuan korban. Ia kemudian segera dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan medis. Keadaan ini sempat membuat dugaan awal menjadi rancu sebelum hasil investigasi menunjukkan fakta sebenarnya.

Baca Juga: Polisi Ringkus 3 Begal Modus Pohon Tumbang Di Garut, Aksi Mereka Terekam

Proses Penyelidikan Dan Penetapan Tersangka

 Proses Penyelidikan Dan Penetapan Tersangka

Proses penyelidikan memakan waktu cukup panjang dan melibatkan berbagai pihak. Serangkaian pemeriksaan dilakukan, termasuk analisis forensik dari Puslabfor dan hasil pemeriksaan dokter. Bukti toksikologi menjadi kunci dalam mengungkap penyebab kematian korban.

Pada tanggal 4 Februari, berdasarkan hasil pemeriksaan yang komprehensif, termasuk bukti toksikologi dan keterangan saksi-saksi, polisi akhirnya menetapkan S sebagai tersangka. Bukti-bukti yang terkumpul secara kuat mengarah pada keterlibatan S dalam peracunan tersebut.

AKBP Onkoseno menjelaskan bahwa hasil pengamatan dan bukti lainnya mendukung penetapan S sebagai pelaku. ​”Sehingga kami menetapkan Saudara S sebagai pelaku atau tersangka dari perkara peristiwa keracunan tersebut, di mana Saudara S memang dengan sengaja meracun ketiga korban tersebut,” tegasnya.​

Lokasi Dan Detail Kejadian

Ketiga korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di dalam rumah kontrakan mereka yang beralamat di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Peristiwa tragis ini diketahui terjadi pada Jumat pagi, 2 Januari. Lokasi kejadian menjadi saksi bisu dari dendam yang berujung maut.

Rincian korban yang tewas terdiri dari ibu, satu anak laki-laki, dan satu anak perempuan. Identifikasi ini membantu pihak berwenang dalam memahami struktur keluarga yang menjadi korban pembunuhan ini. Kejadian ini menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat sekitar.

Kasus ini menjadi peringatan akan potensi bahaya dari masalah internal keluarga yang tidak terselesaikan dengan baik. Perasaan tidak adil dan dendam dapat memicu tindakan ekstrem yang merenggut nyawa orang-orang terdekat.

Ikuti perkembangan Info Kriminal terupdate setiap harinya agar selalu mendapat kabar terbaru dan akurat seputar dunia kriminal hanya di Info Kriminal Hari Ini.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari daerah.eranasional.com
  2. Gambar Kedua dari news.detik.com
Home
Telegram
Tiktok
Instagram