Tragedi terjadi di Polman ketika seorang adik nekat membacok kakaknya akibat perselisihan kandang ayam, membuat warga heboh dan prihatin.
Tragedi mengerikan mengguncang Polewali Mandar, Sulawesi Barat, saat MT (28) nekat menebas kakaknya AK (44) dengan parang gara-gara cekcok kandang ayam. Insiden berdarah di Dusun II Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, memicu kemarahan warga atas konflik sepele yang berujung kekerasan ekstrem. Korban kini dirawat intensif dengan luka robek parah.
Berikut ini Info Kriminal Hari Ini akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan Anda.
Kronologi Cekcok Mematikan
Malam Rabu (1/4/2026) pukul 18.30 Wita, AK pulang dan mau parkir motor di halaman rumah. Tiba-tiba terhalang kandang ayam milik adiknya MT. Tanpa pikir panjang, AK geser kandang itu sambil kesal karena mengganggu.
MT yang melihat langsung naik darah, lempar kata-kata kasar karena merasa wilayahnya diganggu. Pertengkaran memanas cepat, MT ambil parang dari dekat rumah dan dekati kakaknya sambil ancam-ancam ganas.
Istri AK panik campur tangan, dorong suami sampai jatuh agar pisah. Sayang, saat AK terkapar, MT tebas pinggang belakang sekali tebasan brutal. Darah mengucur, korban meringis kesakitan di tanah.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Luka Serius Korban
AK menderita luka tebas terbuka panjang di pinggang belakang, darah deras mengalir. Warga buru-buru bawa ke Puskesmas Wonomulyo untuk jahitan darurat dan obati infeksi. Dokter bilang luka dalam 10 cm, untung tak kena organ vital.
Kondisi korban stabil tapi trauma berat, butuh istirahat total 2 minggu. Keluarga hancur, istri AK nangis sesenggukan cerita suami hampir tewas gara-gara ayam. Warga desa gempar, tak sangka saudara bisa sekejam itu.
Kasus ini mirip tragedi Polman lain gegara konflik kecil seperti sampah atau tanah. Polisi catat korban tolak damai, pilih jalur hukum biar efek jera. Luka fisik sembuh, tapi luka hati saudara abadi.
Baca Juga: Tragis! Pedagang Ketoprak di Cengkareng Jadi Korban Penikaman
Respons Cepat Polisi
Pamapta III Polsek Urban Wonomulyo, Aipda Setio Untoro, segera mengamankan MT tanpa perlawanan. Warga yang menyaksikan kejadian ikut membantu penangkapan dan menyita parang berdarah sepanjang 40 cm. MT langsung diserahkan ke Reskrim Polres Polman malam itu juga untuk proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek Wonomulyo menjelaskan kronologi lengkap, menekankan agar konflik rumah tangga tidak menggunakan senjata. MT ditahan di sel, sementara korban diminta melapor secara resmi untuk proses Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Semua barang bukti kini aman di Polres.
Polisi mendalami motif pelaku yang diduga karena emosi tak terkendali dan memeriksa rekam jejak MT terkait kemungkinan riwayat ODGP. Kampung Tumpiling memasang posko untuk mencegah balas dendam, sementara tokoh masyarakat aktif memediasi kedua keluarga. Kasus ini ditargetkan selesai dalam waktu satu minggu.
Pelajaran Berharga Masyarakat
Kandang ayam menjadi pemicu tragedi, menunjukkan betapa rapuhnya kesabaran antarwarga. Warga Polman mendesak agar mediasi desa wajib dilakukan sebelum konflik membesar, seperti yang terlihat pada kasus perusakan kandang di Jepara yang berhasil diselesaikan lewat musyawarah damai.
Polres Polman meningkatkan razia senjata tajam di rumah tangga sekaligus mengedukasi warga dengan pesan, “Cekcok selesai bicara, bukan dengan parang.” Kasus serupa di Polman kerap muncul akibat sengketa tanah, sampah, atau gadai, dan sering berakhir tragis. Pencegahan menjadi kunci terciptanya desa yang harmonis.
Keluarga korban memaafkan pelaku, tetapi tetap menuntut hukum ditegakkan. MT terancam hukuman hingga lima tahun penjara, dan warga berharap tragedi ini menjadi pelajaran penting: pindahkan kandang ayam, jangan sampai mengambil nyawa saudara. Kasus ini ditutup dengan harapan damai abadi bagi semua pihak.
Jangan sampai ketinggalan! Info Kriminal Hari Ini akan menghadirkan kabar terbaru dan mengejutkan seputar dunia kriminal setiap harinya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari banpos.co
- Gambar Kedua dari channel9.id