Tuduhan tak bayar ganja di Jakarta Utara berujung penembakan brutal, seorang pria luka parah, polisi masih selidiki kasus ini.
Kejadian mengejutkan terjadi di Jakarta Utara ketika seorang pria dituduh tidak membayar ganja yang dibelinya dan kemudian ditembak. Luka-luka parah yang dialami korban memicu kepanikan warga sekitar.
Polisi kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kronologi sebenarnya dan menangkap pelaku penembakan. Pembaca Info Kriminal Hari Ini diajak menelusuri fakta di balik insiden ini, motif pelaku, dan langkah aparat untuk mencegah insiden serupa kembali terjadi.
Aksi Penembakan Di Jakarta Utara
Peristiwa penembakan terjadi di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, melibatkan seorang pria berinisial SH (23) yang mengalami luka-luka setelah ditembak oleh sekelompok pelaku. Penembakan ini mengejutkan warga setempat karena terjadi di area yang ramai dilalui publik.
Menurut keterangan kepolisian setempat, aksi tembak itu diduga dipicu oleh masalah pembelian narkotika jenis ganja. Di mana korban diduga tidak membayar seluruh transaksi kepada salah satu anggota kelompok pelaku.
Korban SH mengalami sejumlah luka tembak di beberapa bagian tubuh, seperti kaki kanan, punggung kanan, dan lutut kiri karena terjatuh saat peluru mengenai tubuhnya. Injuries ini kemudian membuat korban dirawat dan kondisi kesehatannya menjadi perhatian polisi.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Kronologi Penembakan Yang Terjadi
Insiden itu terjadi pada Minggu (8/3/2026) malam, ketika SH baru saja selesai membeli nasi goreng di kawasan Cilincing dan berjalan pulang. Tiba‑tiba, sekelompok orang mendekati korban dan mulai menariknya.
Menurut polisi, salah satu rekan pelaku menarik SH dan terjadi pengeroyokan di lokasi kejadian. Saat terjadi perlawanan dari SH, pelaku berinisial FA mengeluarkan airsoft gun jenis Glock 19 dan menembakkan peluru gotri ke arah korban.
Peluru yang digunakan adalah jenis gotri dari airsoft gun, yang tetap mampu melukai korban hingga menyebabkan luka tembus di kaki serta beberapa bagian lain di tubuhnya. Polisi kemudian menyita airsoft gun dan lima butir peluru sebagai barang bukti.
Baca Juga: Blitar Geger! Curanmor Terekam Kamera CCTV, Polisi Buru Pelaku Misterius!
Motif Di Balik Penembakan
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan bahwa motif utama penembakan diduga berkaitan dengan utang atau piutang hasil transaksi ganja antara korban dan kelompok pelaku. Nilai transaksi yang dipermasalahkan disebut sekitar Rp 800 ribu.
Dugaan ini didukung oleh keterangan awal dari korban dan sejumlah saksi di lokasi. Polisi juga menyebut bahwa sejumlah alat bukti tambahan terus dikumpulkan untuk memperkuat dugaan keterkaitan antara utang ganja dan aksi kekerasan tersebut.
Motif ini menunjukkan betapa berbahayanya keterlibatan narkotika dalam konflik antarindividu. Karena transaksi kecil pun dapat berujung pada tindak kekerasan yang membawa korban dalam kondisi serius.
Penanganan Oleh Warga Dan Kepolisian
Setelah peluru dari airsoft gun habis, warga sekitar turun tangan dan berhasil mengamankan pelaku yang sempat ditahan oleh mereka. Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian melalui call center Polri untuk melaporkan kejadian.
Tidak lama kemudian, unit Reskrim Polsek Cilincing tiba di lokasi dan membawa pelaku yang sudah diamankan warga untuk diperiksa lebih lanjut. Polisi juga meminta keterangan dari saksi yang melihat kejadian.
Petugas menyita barang bukti berupa satu unit airsoft gun jenis Glock 19 dan lima butir peluru gotri. Polisi menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berjalan dan pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Risiko Kekerasan Terkait Narkotika
Kasus ini menjadi salah satu contoh bagaimana masalah narkotika dapat memicu konflik fisik serius, bahkan ketika hanya terkait utang piutang kecil. Hal ini menunjukkan bahwa peredaran dan konsumsi ganja masih membawa dampak kriminalitas signifikan di ibu kota.
Kejadian penembakan dengan airsoft gun ini juga memperlihatkan bahayanya penggunaan senjata non‑organik. Yang tetap dapat melukai dan menyebabkan korban mengalami cedera serius.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus memperketat pengawasan terhadap kasus narkoba serta tindak kekerasan yang timbul. Karena transaksi narkotika, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Jangan sampai ketinggalan! Info Kriminal Hari Ini Ini akan menghadirkan kabar terbaru dan mengejutkan seputar dunia kriminal setiap harinya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari antaranews.com