Peristiwa mengejutkan di Bengkulu akhirnya terungkap setelah pembacokan bos es krim memicu kepanikan dan kehebohan warga sekitar.
Insiden berdarah mengguncang Jalan Lintas Kepahiang, Bengkulu, saat pedagang balon berinisial YS membacok bos es krim AM di depan toko Duta Gallery yang ramai. Korban tewas akibat luka tusuk lebih dari lima titik, memicu kemarahan dan syok warga. Polisi langsung memburu pelaku yang kabur ke gang timur gelap.
Berikut ini Info Kriminal Hari Ini akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan Anda.
Kronologi Kejadian Berdarah
Pukul 15.30 WIB, 16 Maret 2026, korban AM sedang layani pelanggan setia di depan tokonya yang sibuk. Pedagang balon YS datang tiba-tiba berdebat sengit soal lokasi jualan di parkiran ramai penuh kendaraan. Tiba-tiba YS keluarkan pisau dapur tajam dan tusuk lengan kiri AM dengan kejam.
Serangan berlanjut ganas ke dada, punggung, dan kaki kanan korban yang tak berkutik. Saksi mata lihat YS ucap kata provokatif pedas sebelum bertindak brutal tanpa ampun. Pelaku lari ke gang timur saat warga teriak histeris minta tolong ambulans darurat secepatnya.
Tim medis tiba lima menit kemudian dengan tergesa, tapi AM sudah kritis kehabisan darah deras. Dibawa RSUD Kepahiang buru-buru, korban dinyatakan meninggal pukul 18.20 WIB menyedihkan. Video amatir viral tunjuk darah berceceran mengerikan di trotoar panas.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Keterangan Saksi Mata
Pedagang sayur Budi Hartono bilang korban dan pelaku pernah ribut sengit minggu lalu soal ruang parkir sempit. “Mereka debat tempat jual balon, tak sangka jadi pembunuhan berdarah-darah,” ujarnya syok berat. Warga lain sebut YS sering mangkal agresif di situ setiap hari.
Saksi lihat YS tusuk pertama pukul 15.32 WIB tepat, lalu empat tusukan lagi dalam semenit penuh amarah. “Korban teriak minta tolong panik, kami panik semua berhamburan,” kata pedagang warung dekat lokasi gempar. Rekaman CCTV toko jadi bukti kunci polisi.
Kapolres Kepahiang Kombes Rudi Hartono konfirmasi enam luka tusuk dalam 2-5 cm dalam. Pisau 15 cm panjang dan balon merah muda disita bukti. Polisi buru YS via nomor darurat 110 sepanjang malam.
Baca Juga: Motif Sakit Hati? Pria di Manggarai Nekat Sebar Foto Pribadi Mantan Istri
Motif Dan Penyidikan Polisi
Motif diduga perselisihan usaha panas soal zona jualan di parkir Duta Gallery ramai. Pelaku rekan sesama pedagang sering bersitegang emosional. Polisi dalami riwayat konflik keduanya secara mendalam dan teliti.
Tim forensik periksa TKP detail dan catatan izin pedagang balon resmi. Kasus masuk pembunuhan berencana dingin. Warga minta razia senjata tajam di pasar tradisional segera dilakukan.
Gubernur Bengkulu Zulkifli Hasan kirim belasungkawa tulus dan tekan polisi percepat tangkap YS secepatnya. “Kekerasan tak ditolerir sama sekali di Bengkulu,” tegasnya via pernyataan resmi tegas.
Respons Masyarakat
Warga Kepahiang menggelar doa bersama yang penuh haru pada malam harinya di depan toko korban yang sangat mereka sayangi. Kelompok UMKM juga menuntut pengaturan zona jualan publik yang lebih jelas untuk mencegah bentrokan serupa yang mengerikan di kemudian hari. Media sosial pun ramai dipenuhi doa dan dukungan untuk AM yang dikenal baik hati.
Selain itu, para pedagang meminta Dinas Perizinan untuk lebih aktif melakukan sosialisasi terkait zona khusus berjualan yang jelas dan tertata. Polisi juga memasang posko di lokasi kejadian serta memantau gang pelarian secara ketat dan intensif. Keadilan untuk korban menjadi harapan utama dari semua pihak yang terlibat.
Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa konflik kecil tidak boleh berujung pada pertumpahan darah yang tragis. Warga pun berharap pelaku YS segera ditangkap agar Kepahiang bisa kembali aman, tenteram, dan damai seperti sedia kala.
Jangan sampai ketinggalan! Info Kriminal Hari Ini akan menghadirkan kabar terbaru dan mengejutkan seputar dunia kriminal setiap harinya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari bengkulu.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari bengkulu.tribunnews.com