Peristiwa berdarah ini mengejutkan warga, ketika konflik belis berujung maut dan menewaskan seorang pria di Kupang oleh iparnya sendiri.
Tragedi berdarah terjadi di Desa Leloboko, Amfoang Selatan, Kupang, saat Simeon Naitasi (50) tewas dianiaya iparnya, Daud Baitanu (64). Insiden Rabu dini hari (18/3/2026) diduga dipicu sengketa belis (mahar). Korban luka parah dan mengalami pendarahan hebat. Polisi telah mengamankan pelaku dan memproses hukum.
Berikut ini Info Kriminal Hari Ini akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan Anda.
Kronologi Tragis Pembunuhan
Simeon datangi rumah Daud sambil berteriak kasar, tuntut pelunasan belis istri pelaku. Daud buka pintu, korban langsung serang dengan kata-kata menghina. Situasi memanas, pelaku balas pukul wajah korban 6-7 kali keras.
Korban jatuh telungkup ke lantai, Daud lanjut hantam belakang kepala lebih dari 5 kali. Simeon sempat ucap “ini malam katong mati” sebelum tak bernyawa. Warga dengar keributan, lapor polisi segera.
Polsek Amfoang Selatan tiba cepat, evakuasi jasad ke RSUD Kupang. Visum tunjuk trauma kepala berat jadi penyebab kematian. Keluarga korban syok berat, adat belis berubah tragedi maut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Latar Belakang Sengketa Belis
Belis adat Flores kerap menjadi pemicu konflik kronis di masyarakat. Simeon sering marah-marah dan memaksa Daud membayar mahar untuk istri kandungnya. Pelaku mengklaim sudah memberikan sebagian, namun korban tetap tidak puas dan terus menekan.
Masyarakat Leloboko sudah mengenal Simeon sebagai sosok yang sering memicu provokasi terkait belis. Daud mengakui emosinya akhirnya meledak setelah terus dihina berulang kali. Tradisi mahar yang sakral ini justru memicu dendam berkepanjangan antar ipar.
Sengketa adat di NTT memang kerap berujung pada kekerasan dalam kehidupan sehari-hari. Kasus ini menambah daftar panjang dan menunjukkan kegagalan mediasi keluarga. Para tetangga sempat mencoba menyelesaikan secara damai, namun upaya tersebut gagal total pada malam itu.
Baca Juga: Emosi Tak Terkendali, Pengamen Obor Ngamuk dan Aniaya Pengemudi!
Penangkapan Dan Pemeriksaan Pelaku
Daud diamankan oleh Polsek Amfoang Selatan sekitar pukul 01.00 WITA. Kapolsek Andi Gunawan memimpin langsung olah TKP dan menyita baju pelaku yang berlumuran darah. Saksi mata dari pihak keluarga juga mengonfirmasi kronologi pemukulan brutal yang terjadi.
Ipda Lalu Randy Hidayat mengungkapkan bahwa pelaku bersikap kooperatif dan mengakui penganiayaan yang dipicu emosi. Hasil tes urine menunjukkan negatif alkohol, sehingga tindakan tersebut murni karena amarah keluarga. Polisi pun telah mengambil lima keterangan dari saksi utama pada malam kejadian.
Pelaku kini ditahan di Mapolres Kupang dan dijerat Pasal 351 ayat 3 KUHP. Ia terancam hukuman hingga 15 tahun penjara atas penganiayaan berat yang berujung maut. Keluarga Daud sempat datang untuk meminta maaf, namun proses hukum tetap berjalan sesuai aturan.
Dampak Sosial Dan Hukum Adat
Tragedi ini melumpuhkan warga RT 10 RW 05, membuat masyarakat trauma akibat sengketa belis yang terjadi. Pemakaman Simeon digelar dengan adat sederhana, sementara keluarga masih menolak upaya damai untuk sementara waktu. MUI Amfoang pun mendesak adanya mediasi oleh tokoh adat guna mencegah kasus serupa terulang kembali.
Polres Kupang активно mengampanyekan anti-kekerasan adat melalui sosialisasi ke berbagai desa. Kasus ini menjadi pelajaran berharga bahwa persoalan belis seharusnya diselesaikan melalui musyawarah, bukan dengan kekerasan. Pemerintah desa juga mulai membentuk satgas khusus untuk mediasi pernikahan.
Hukum adat di NTT kini diuji, sehingga modernisasi mahar dinilai perlu memiliki aturan yang lebih jelas. Korban meninggalkan tiga anak yatim, sementara istri Daud hanya bisa pasrah menerima musibah yang terjadi. Diharapkan, perdamaian antar keluarga dapat segera pulih setelah proses hukum selesai.
Jangan sampai ketinggalan! Info Kriminal Hari Ini akan menghadirkan kabar terbaru dan mengejutkan seputar dunia kriminal setiap harinya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari tribratanewskupang.com