Aksi maling pecah kaca mobil terjadi di Bekasi saat korban berbelanja di minimarket, pelaku berhasil membawa kabur barang berharga dari dalam kendaraan.
Kejadian tersebut berlangsung di Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan. Korban baru menyadari mobilnya menjadi sasaran pencurian setelah kembali dari minimarket dan melihat kondisi kendaraan sudah berbeda dari sebelumnya.
Pelaku berhasil membawa sejumlah barang berharga yang tersimpan di dalam mobil. Peristiwa ini membuat masyarakat kembali diingatkan agar lebih berhati-hati saat meninggalkan barang di dalam kendaraan, meskipun hanya dalam waktu singkat. Info Kriminal Hari Ini akan mengulas aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil di Bekasi, saat pelaku membobol kendaraan warga yang sedang ditinggalkan untuk berbelanja.
Aksi Cepat Pelaku Saat Korban Tinggalkan Mobil
Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani menjelaskan, aksi pencurian itu terjadi pada Jumat malam, 31 Juli 2026. Saat itu, korban memarkirkan mobilnya di area dekat minimarket sebelum masuk untuk berbelanja.
Korban meninggalkan kendaraan dalam kondisi mesin mati dan pintu sudah terkunci. Namun, kesempatan tersebut dimanfaatkan pelaku untuk melakukan aksinya.
Sekitar pukul 21.30 WIB, korban kembali menuju mobil dan langsung melihat kejanggalan. Kaca bagian kanan belakang kendaraan sudah pecah, sehingga korban segera memeriksa kondisi bagian dalam mobil.
Setelah mengecek kabin kendaraan, korban mendapati beberapa barang miliknya telah hilang. Pelaku diduga mengambil barang tersebut melalui kaca yang berhasil dipecahkan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Laptop dan Tablet Raib Dibawa Pelaku
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa satu unit laptop dan satu unit tablet. Barang elektronik tersebut menjadi sasaran pelaku karena memiliki nilai ekonomi cukup tinggi dan mudah dibawa.
AKP Aliyani menyampaikan bahwa korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Laporan kemudian diterima Polsek Tambun Selatan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Kerugian korban satu buah laptop dan satu buah tab,” ujar Aliyani saat memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.
Kasus ini menambah daftar aksi pencurian kendaraan dengan modus pecah kaca yang masih menjadi perhatian aparat keamanan. Pelaku biasanya memanfaatkan situasi sepi dan kelengahan pemilik kendaraan.
Baca Juga:Â Aksi Brutal Residivis di Bondowoso Berakhir Tragis, Coba Bacok Polisi Malah Ditembak
Polisi Mulai Selidiki Jejak Pelaku
Setelah menerima laporan, pihak kepolisian langsung melakukan pengecekan lokasi kejadian. Petugas mengumpulkan informasi dan mencari petunjuk yang dapat membantu mengungkap identitas pelaku.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku yang bertanggung jawab atas pencurian tersebut.
AKP Aliyani mengatakan bahwa kasus tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan. Polisi terus berupaya mencari bukti dan informasi tambahan dari lokasi kejadian.
“Pelaku dalam lidik, saat ini perkara sedang dalam penyelidikan,” jelasnya.
Modus Pecah Kaca Mobil Masih Jadi Ancaman
Kasus pencurian dengan metode memecahkan kaca mobil bukanlah modus baru. Pelaku biasanya mengincar kendaraan yang terlihat menyimpan barang berharga seperti laptop, tas, telepon genggam, atau barang elektronik lainnya.
Mereka sering memilih lokasi parkir yang tidak terlalu ramai atau kendaraan yang ditinggalkan dalam waktu tertentu. Kecepatan menjadi kunci agar aksi mereka tidak diketahui pemilik kendaraan maupun warga sekitar.
Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan ketika meninggalkan mobil. Barang berharga sebaiknya tidak terlihat dari luar kendaraan karena dapat menarik perhatian pelaku.
Tips Hindari Jadi Korban Pecah Kaca Mobil
Pengendara dapat melakukan beberapa langkah sederhana untuk mengurangi risiko menjadi korban pencurian. Salah satunya dengan tidak meninggalkan barang penting di dalam mobil, terutama di tempat yang mudah terlihat.
Selain itu, pilih lokasi parkir yang ramai dan memiliki pengawasan seperti kamera keamanan atau petugas parkir. Kebiasaan memeriksa kembali kondisi kendaraan sebelum pergi juga dapat membantu mencegah kejadian serupa.
Peristiwa di Tambun Selatan menjadi pengingat bahwa pelaku kejahatan bisa memanfaatkan kesempatan sekecil apa pun. Masyarakat perlu tetap waspada agar tidak mengalami kerugian akibat aksi pencurian yang berlangsung cepat dan diam-diam.