Aksi begal terjadi di Jalan Pembatasan KIM V, Deli Serdang, Sumatera Utara, saat pria berinisial BP dihadang tiga pelaku ketika mengendarai sepeda motor.
Selain kehilangan sepeda motor, dompet, dan telepon seluler, BP juga mengalami luka tusuk pada paha kiri. Pelaku menusuk korban setelah korban berusaha melawan dengan menendang sepeda motor mereka. Info Kriminal Hari Ini akan mengulas kasus begal di Deli Serdang, mulai dari kronologi kejadian, kondisi korban, hingga upaya polisi memburu pelaku.
Korban Dihadang Tiga Pelaku di Tengah Perjalanan
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (14/8/2026). Saat itu, BP mengendarai sepeda motor dari arah Mabar Pasar IV menuju kawasan KIM V.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring menjelaskan, korban berpapasan dengan tiga pria yang mengendarai satu sepeda motor ketika melintas di Jalan Pembatasan KIM V, Desa Saentis.
Ketiga pelaku kemudian menjalankan aksinya. Salah seorang pelaku mencabut kunci kontak sepeda motor BP hingga korban kehilangan kendali dan terjatuh.
Situasi semakin menegangkan ketika dua pelaku mengeluarkan pisau dan mengarahkannya kepada korban. Mereka meminta dompet serta telepon seluler milik BP.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Motor, HP, dan Dompet Korban Digondol
Dalam kondisi terjatuh, BP tidak mampu mempertahankan barang-barangnya. Para pelaku mengambil sepeda motor, dompet, dan telepon seluler miliknya.
Namun, korban tidak langsung menyerah. Ia mencoba melakukan perlawanan dengan menendang sepeda motor yang digunakan para pelaku hingga kendaraan tersebut terjatuh.
Perlawanan itu justru membuat salah seorang pelaku semakin nekat. Pelaku mengeluarkan pisau lalu menusukkannya ke arah paha kiri BP.
Setelah melukai korban, para pelaku meninggalkan lokasi dengan membawa sepeda motor dan barang milik BP. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
Baca Juga:Â Bikin Geger! Pria di Ciputat Diduga Cabuli Anak Tiri, Nyaris Diamuk Massa
Polisi Bergerak dan Tangkap Dua Pelaku
Laporan korban langsung ditindaklanjuti Tim URC Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan. Polisi melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku dan mencari keberadaan mereka.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Petugas menangkap seorang tersangka berinisial DS di Jalan Suasa Raya, Kelurahan Mabar Hilir.
Polisi kemudian mengembangkan pemeriksaan untuk menemukan pelaku lain sekaligus mencari barang bukti yang berkaitan dengan aksi pencurian dengan kekerasan tersebut.
Dalam proses pengembangan, polisi menyebut DS melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri. Petugas mengaku telah memberikan tembakan peringatan, tetapi tersangka tetap berusaha kabur.
Satu Tersangka Dilumpuhkan, Pelaku Lain Ikut Ditangkap
Polisi kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur untuk menghentikan perlawanan DS. Setelah itu, petugas melanjutkan pencarian terhadap pelaku lainnya.
Dari hasil pengembangan, polisi menangkap tersangka lain berinisial YKP. Petugas menemukan YKP di Jalan Pancing Pasar IV, Mabar Hilir, Gang Flamboyan.
Polisi membawa DS dan YKP ke Mako Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik juga mendalami keterangan keduanya untuk mengungkap rangkaian aksi begal tersebut.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan DS dan YKP mengakui keterlibatan mereka dalam pencurian dengan kekerasan terhadap BP. Polisi juga mendapatkan informasi mengenai seorang rekan mereka yang berinisial D.
Polisi Masih Buru Satu Pelaku yang Kabur
D masih menjadi target pengejaran polisi dan masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO. Petugas terus mengembangkan kasus untuk menemukan keberadaan tersangka tersebut.
Kapolres Pelabuhan Belawan menegaskan pihaknya tidak akan berhenti pada penangkapan dua tersangka. Polisi masih menelusuri kemungkinan adanya informasi lain yang dapat membantu mengungkap seluruh jaringan pelaku.
Aditya juga meminta masyarakat segera melapor jika mengetahui keberadaan D maupun memiliki informasi terkait tindak pidana lainnya. Informasi dari warga dapat membantu polisi mempercepat proses pengejaran.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap berhati-hati ketika melintas di kawasan yang rawan kejahatan, terutama pada waktu tertentu. Polisi kini masih mengejar satu pelaku lain sekaligus melanjutkan pemeriksaan terhadap dua tersangka yang sudah mereka amankan.