Guru SD asal Depok, Arifianti (41), ditemukan tewas di pinggir jalan Desa Tlajung Udik, Gunung Putri, Bogor, dengan tangan terikat.
Polisi menduga korban menjadi korban pembunuhan. Satres PPA/PPO Polres Bogor menangani perkara tersebut, sementara Satreskrim Polres Bogor ikut membantu penyidik mencari orang yang diduga terlibat dalam kematian korban. Simak ulasan lengkapnya dari Info Kriminal Hari Ini.
Guru SD Depok Ditemukan di Pinggir Jalan
Warga Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menemukan Arifianti tergeletak di pinggir jalan pada Sabtu, 6 Desember. Saat menemukan korban, warga melihat tangan perempuan tersebut dalam kondisi terikat.
Korban juga mengenakan jas hujan berwarna biru. Kondisi tersebut membuat penemuan Arifianti langsung mendapat perhatian dan mendorong polisi melakukan penyelidikan untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum korban meninggal.
Arifianti diketahui bekerja sebagai guru sekolah dasar di Depok. Polisi kemudian bergerak mencari informasi mengenai aktivitas korban sebelum meninggal, termasuk orang-orang yang terakhir bertemu dengannya.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Polisi Sudah Mengantongi Gambaran Pelaku
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto sebelumnya mengatakan polisi telah memiliki gambaran mengenai orang yang mereka duga terlibat dalam kasus tersebut. Penyidik kemudian mengejar orang tersebut untuk mengungkap perannya dalam kematian korban.
Wikha menjelaskan bahwa orang yang polisi curigai merupakan sosok yang terakhir bertemu dengan korban. Polisi juga mendapat informasi bahwa orang tersebut sempat membonceng korban menggunakan sepeda motor.
Temuan itu menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik. Polisi kini berupaya mencocokkan keterangan dan informasi yang mereka kumpulkan untuk memastikan hubungan antara terduga pelaku dengan korban.
Baca Juga:Â Curi Motor Pekerja Toko di Medan, Remaja Ini Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi
Terduga Pelaku Masih Dalam Pengejaran
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Prasetyo mengatakan polisi masih mengejar orang yang mereka duga sebagai pelaku. Penyidik juga menjalankan sejumlah langkah untuk mengungkap kasus tersebut.
“Masih dicari (pelakunya),” kata Anggi saat memberikan keterangan mengenai perkembangan penyelidikan.
Anggi menegaskan bahwa polisi terus memeriksa berbagai kemungkinan dalam kasus tersebut. Tim penyidik juga melakukan upaya untuk menemukan keberadaan orang yang mereka cari.
Polisi belum mengungkap identitas lengkap orang yang masuk dalam pengejaran. Mereka masih membutuhkan proses penyelidikan untuk memastikan peran orang tersebut berdasarkan bukti dan keterangan yang tersedia.
Satres PPA/PPO Tangani Perkara
Satres PPA/PPO Polres Bogor menangani kasus kematian Arifianti. Satuan Reskrim Polres Bogor turut membantu proses pencarian terduga pelaku dan pengungkapan perkara.
Anggi mengatakan penyidik masih menjalankan sejumlah upaya untuk memperjelas kasus tersebut. Polisi juga terus mengejar informasi yang dapat membantu mereka mengetahui kejadian yang menimpa korban sebelum ditemukan di Desa Tlajung Udik.
Kerja sama antarunit tersebut menjadi bagian dari proses penyelidikan. Polisi perlu mengumpulkan informasi secara menyeluruh sebelum menentukan langkah hukum berikutnya terhadap orang yang mereka duga terlibat.
Polisi Terus Telusuri Rangkaian Kejadian
Penemuan Arifianti dalam kondisi tangan terikat menjadi salah satu petunjuk yang polisi perhatikan. Selain kondisi korban ketika ditemukan, penyidik juga menelusuri orang yang terakhir kali bertemu dengannya.
Informasi mengenai seseorang yang sempat membonceng korban dengan sepeda motor turut menjadi bagian dari penyelidikan. Polisi kini berupaya menemukan orang tersebut sekaligus menggali keterangan yang dapat membantu menjelaskan kasus.
Hingga perkembangan terakhir dalam informasi yang disampaikan, polisi masih mengejar terduga pelaku. Penyidik juga terus melakukan berbagai langkah untuk mengungkap kasus kematian guru SD asal Depok tersebut secara lebih jelas.