Perampokan sadis terjadi di Kutai Timur, Kalimantan Timur, dua pelaku diduga menyerang pasangan suami istri hingga polisi turun tangan mengusut kasus tersebut.
Insiden tersebut terjadi pada Jumat (17/7/2026) malam di kawasan Jalan Poros Sangatta-Bontang, Gang Manggis, Sangatta Selatan, Kutai Timur. Dalam kejadian itu, pelaku tidak hanya mengambil barang berharga, tetapi juga melakukan kekerasan terhadap pasangan suami istri yang menjadi korban.
Polisi kini bergerak cepat menangani kasus tersebut. Dua orang yang diduga terlibat dalam aksi perampokan telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Info Kriminal Hari Ini akan mengulas kasus perampokan sadis yang terjadi di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Aksi tersebut menimpa pasangan suami istri dan membuat warga sekitar geger setelah pelaku diduga melakukan kekerasan saat menjalankan aksinya.
Perampokan Malam Hari Bikin Warga Sangatta Geger
Aksi perampokan itu terjadi sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Pelaku diduga masuk ke rumah korban dengan cara mendobrak pintu. Situasi malam yang seharusnya tenang berubah menjadi momen menegangkan bagi keluarga tersebut. Pelaku kemudian melakukan tindakan kekerasan terhadap penghuni rumah sebelum mengambil sejumlah barang berharga.
Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko menjelaskan, polisi langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan terkait kejadian tersebut.
“Personel Polsek Sangatta Utara bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan dua terduga pelaku berikut sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut,” ujar Bambang.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Suami Istri Jadi Korban Kekerasan Saat Pelaku Beraksi
Dalam penyelidikan awal, polisi menemukan bahwa aksi tersebut tidak hanya berupa pencurian. Pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap pemilik rumah yang terdiri dari suami dan istri.
Situasi semakin memilukan ketika sang suami harus menyaksikan istrinya mengalami tindakan kekerasan dari pelaku.
Kasus tersebut langsung menjadi perhatian karena pelaku diduga melakukan aksi secara brutal terhadap korban di dalam rumah mereka sendiri.
Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan kronologi lengkap, termasuk peran masing-masing pelaku dalam insiden tersebut.
Baca Juga:Â Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Wanita di Bekasi Ditangkap, Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Yang Viral
Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Perampokan
Setelah melakukan penyelidikan, aparat Polsek Sangatta Utara berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku. Petugas kemudian membawa keduanya untuk menjalani pemeriksaan guna mengungkap keterlibatan mereka dalam aksi tersebut.
Selain menangkap pelaku, polisi juga mengumpulkan berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan perampokan. Langkah cepat aparat menjadi bagian penting dalam mengungkap kasus yang membuat masyarakat Kutai Timur resah.
Barang Bukti Perampokan Berhasil Diamankan Polisi
Dari hasil penangkapan, polisi menyita sejumlah barang yang diduga digunakan maupun diperoleh dari aksi kejahatan tersebut. Beberapa barang bukti yang diamankan antara lain telepon seluler, perhiasan emas, uang tunai, dua bilah parang, tas, pakaian, serta satu unit sepeda motor.
Dua bilah parang tersebut diduga digunakan pelaku saat melakukan aksinya di rumah korban. Polisi akan terus memeriksa barang bukti tersebut untuk memperkuat proses penyidikan dan mengungkap fakta lain dalam kasus ini.
Penyidik Dalami Kasus Sesuai Proses Hukum
Saat ini, kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. Polisi juga terus melengkapi alat bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Penyidik akan memproses kasus ini sesuai aturan hukum yang berlaku, termasuk mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Polisi memastikan proses penyidikan tetap berjalan untuk mengungkap seluruh fakta di balik perampokan tersebut. Kasus ini menjadi pengingat bahwa keamanan lingkungan dan kewaspadaan masyarakat tetap penting, terutama terhadap potensi tindak kriminal yang dapat terjadi kapan saja.