Dua mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengalami kejadian menegangkan saat melintas di Jalan Raya Pedeng, Kecamatan Socah.
Seorang pria yang berboncengan dengan rekannya mengayunkan celurit ke arah korban hingga salah satu mahasiswi mengalami luka gores di lengan. Untuk mendapatkan informasi terbaru seputar kasus kriminal, aksi kejahatan, pengungkapan kasus oleh kepolisian, hingga peristiwa yang menghebohkan masyarakat, jangan lewatkan berita pilihan dari Info Kriminal Hari Ini.
Dua Mahasiswi Mengalami Teror di Jalan Raya
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam, 26 Oktober 2026. Kedua mahasiswi berinisial UW dan NA sedang dalam perjalanan pulang menuju kawasan kos setelah makan bersama teman-temannya.
Saat melintasi Jalan Raya Pedeng, keduanya tertinggal dari rombongan. Situasi berubah mencekam ketika dua pria yang mengendarai sepeda motor mendekati mereka dari belakang.
Kedua pria tersebut diduga berusaha menghentikan kendaraan korban. Salah seorang pria kemudian mengacungkan dan mengayunkan celurit ke arah mahasiswi yang sedang berkendara.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Korban Terjatuh Saat Berusaha Menghindar
Dalam situasi panik, UW membanting setang sepeda motornya ke kiri untuk menghindari serangan. Manuver mendadak itu membuat kendaraan kehilangan keseimbangan hingga keduanya terjatuh.
Nahas, ayunan celurit tersebut mengenai lengan UW dan meninggalkan luka gores. Peristiwa itu membuat kedua korban ketakutan saat menghadapi ancaman senjata tajam.
NA kemudian berusaha mencari pertolongan dengan mendatangi rumah warga. Warga sekitar turut membantu kedua mahasiswi setelah mengetahui kejadian tersebut.
Baca Juga:Â Bikin Geger! Begal di Inhu Todong Korban Pakai Korek Api Mirip Pistol, Berakhir Ditembak Polisi!
Polisi Menelusuri Dugaan Pembegalan
Setelah kejadian, korban melaporkan dugaan pembegalan tersebut kepada pihak kepolisian. Laporan itu menjadi langkah awal untuk membantu petugas menelusuri identitas dan keberadaan para pelaku.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut. Polisi juga mengumpulkan keterangan untuk mendukung proses penyelidikan.
Hingga pemberitaan pada 28 Oktober 2026, identitas kedua pria tersebut belum terungkap secara jelas. Polisi masih perlu mengumpulkan bukti untuk mengungkap kasus ini.
Mahasiswa dan Warga Diminta Tetap Waspada
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi mahasiswa agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama pada malam hari. Pengendara sebaiknya memilih jalur yang ramai dan menghindari berhenti di tempat sepi ketika menghadapi situasi mencurigakan.
Warga juga dapat membantu menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan aktivitas yang mencurigakan kepada pihak berwenang.
Sementara itu, masyarakat diharapkan tidak menyebarkan identitas atau tuduhan terhadap seseorang tanpa bukti yang jelas. Informasi resmi dari kepolisian tetap menjadi rujukan penting dalam mengikuti perkembangan kasus tersebut.
Kesimpulan
Dugaan pembegalan terhadap dua mahasiswi UTM di Jalan Raya Pedeng, Bangkalan, menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan pengguna jalan pada malam hari. Salah satu korban mengalami luka gores akibat ayunan celurit, sementara polisi menelusuri kasus tersebut. Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Kunjungi INFO KRIMINAL HARI INI sekarang juga dan tetap waspada, karena mengetahui informasi kriminal dapat membantu kita lebih peduli terhadap keamanan diri dan lingkungan!