Kasus pelemparan bom molotov yang menyasar rumah seorang pengacara di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, masih menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
Hingga kini, polisi terus memburu pelaku yang diduga melakukan aksi teror tersebut pada dini hari. Insiden ini tidak hanya mengejutkan warga sekitar, tetapi juga memicu kekhawatiran karena dilakukan di lingkungan permukiman yang relatif tenang. Aparat kini bergerak cepat dengan mengumpulkan bukti di lapangan untuk mengungkap pelaku. Simak ulasan lengkapnya dari Info Kriminal Hari Ini.
Polisi Sisir CCTV di Sekitar Lokasi Kejadian
Penyelidikan langsung difokuskan pada rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Polisi berharap dari rekaman tersebut bisa terlihat jelas identitas maupun pergerakan pelaku sebelum dan sesudah melakukan aksinya.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, menyampaikan bahwa proses pengecekan CCTV menjadi langkah utama untuk mempercepat pengungkapan kasus ini. Ia menegaskan bahwa tim sudah turun ke lokasi untuk mengumpulkan seluruh rekaman yang tersedia.
Selain CCTV, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari petunjuk tambahan yang bisa mengarah pada pelaku.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Dua Saksi Sudah Diperiksa Polisi
Dalam proses penyelidikan awal, polisi telah memeriksa dua orang saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung. Keterangan mereka menjadi salah satu kunci penting dalam mengungkap kronologi peristiwa.
Para saksi menyebutkan bahwa pelaku diduga berjumlah dua orang yang datang menggunakan sepeda motor. Keduanya terlihat membawa botol yang diduga berisi bahan mudah terbakar sebelum melakukan aksinya.
Keterangan ini memperkuat dugaan bahwa aksi tersebut sudah direncanakan, bukan kejadian spontan yang terjadi secara tiba-tiba.
Baca Juga:Â Heboh! Wanita di Jateng Diduga Disekap Polisi, Berakhir Disiram Air Keras
Detik-detik Bom Molotov Dilempar ke Pagar Rumah
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 02.30 WIB, saat lingkungan sekitar dalam kondisi sepi. Dalam situasi itu, pelaku mendekati rumah korban sebelum akhirnya melemparkan botol berisi bahan yang diduga bom molotov ke arah pagar rumah.
Setelah botol tersebut pecah, api sempat muncul dan membakar sebagian area pagar rumah pengacara bernama Sulardi. Beruntung, api tidak merambat lebih jauh ke bagian dalam rumah.
Setelah melakukan aksinya, kedua pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor yang mereka gunakan untuk datang ke lokasi.
Tidak Ada Korban Jiwa, Tapi Warga Sempat Panik
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini tetap meninggalkan kepanikan bagi warga sekitar. Api yang sempat muncul di depan rumah korban membuat suasana malam menjadi tegang sebelum akhirnya berhasil dikendalikan.
Warga sekitar mengaku terkejut karena tidak menyangka aksi seperti itu bisa terjadi di lingkungan mereka. Beberapa di antaranya bahkan keluar rumah setelah mendengar suara keras dari arah lokasi kejadian.
Polisi memastikan bahwa situasi kini sudah aman dan terkendali, namun pengawasan di sekitar lokasi tetap ditingkatkan untuk mengantisipasi hal serupa terulang.
Polisi Kejar Pelaku dan Dalami Motif
Hingga saat ini, polisi masih terus memburu dua pelaku yang terlibat dalam aksi pelemparan bom molotov tersebut. Rekaman CCTV dan keterangan saksi menjadi dasar utama dalam proses pengejaran.
Selain mencari pelaku, penyidik juga mulai mendalami motif di balik aksi ini. Polisi belum menyimpulkan apakah insiden tersebut berkaitan dengan masalah pribadi, pekerjaan, atau faktor lain yang memicu terjadinya tindakan berbahaya tersebut.
Aparat menegaskan akan menindak tegas pelaku begitu identitasnya berhasil diungkap. Kasus ini juga menjadi perhatian khusus karena menyangkut keselamatan warga di wilayah permukiman padat Jakarta Timur.