Kasus hilangnya atlet golf Jesslyn Wijaya menyita perhatian publik, polisi menduga ia dibawa ke Kuala Lumpur Malaysia sehari setelah laporan dugaan penculikan diterima.
Informasi terbaru menyebut Jesslyn diduga pergi bersama dua orang lain yang memiliki hubungan keluarga dengannya. Meski begitu, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah kejadian tersebut benar mengarah pada tindak pidana atau hanya kesalahpahaman. Simak ulasan lengkapnya dari Info Kriminal Hari Ini.
Polisi Temukan Jejak Perjalanan Jesslyn ke Malaysia
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan bahwa penyidik menemukan informasi perjalanan Jesslyn berdasarkan data manifes penumpang. Data tersebut menunjukkan Jesslyn berada di Semarang sebelum bertolak menuju Kuala Lumpur pada 14 Juli.
Roby mengatakan keberangkatan itu terjadi satu hari setelah dugaan penculikan yang dilaporkan pada 13 Juli. Dalam perjalanan tersebut, Jesslyn tidak bepergian sendiri karena ada dua orang lain yang ikut bersamanya.
Penyidik kini mendalami hubungan antara Jesslyn dan dua orang tersebut untuk mengetahui alasan perjalanan mereka ke luar negeri.
Laporan Dugaan Penculikan Masih Didalami Polisi
Meski menemukan adanya perjalanan keluar negeri, polisi belum mengambil kesimpulan akhir terkait kasus tersebut. Penyidik masih mengumpulkan berbagai informasi untuk memastikan apakah laporan dugaan penculikan memiliki unsur pidana.
Berdasarkan keterangan awal, polisi menemukan informasi bahwa beberapa orang diduga membawa Jesslyn secara paksa menuju sebuah mobil. Petugas juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Namun, polisi belum menemukan rekaman CCTV yang memperlihatkan kejadian tersebut. Kamera pengawas di sekitar lokasi tidak mengarah langsung ke area yang diduga menjadi tempat kejadian.
Baca Juga: Kakek 60 Tahun Ditahan Polisi Usai Diduga Cabuli Siswa di Makassar, Kasusnya Bikin Geger!
Polisi Periksa Saksi dan Kerabat Jesslyn
Untuk mengungkap rangkaian kejadian secara jelas, penyidik terus memeriksa sejumlah pihak yang mengetahui keberadaan Jesslyn. Polisi juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua kerabat yang diduga melakukan perjalanan bersama Jesslyn ke Malaysia.
Selain itu, ayah Jesslyn juga akan memberikan keterangan kepada penyidik. Polisi ingin mengetahui kondisi Jesslyn sebelum meninggalkan Indonesia serta memastikan alasan perjalanan tersebut.
Penyidik juga masih mencari tahu motif di balik laporan dugaan penculikan. Hingga saat ini, polisi belum menemukan informasi mengenai permintaan uang tebusan dari pihak tertentu.
Laporan Dicabut, Tapi Penyelidikan Tetap Berjalan
Teman Jesslyn berinisial NA sebelumnya membuat laporan terkait dugaan penculikan tersebut. Namun, NA kemudian mengajukan pencabutan laporan secara tertulis pada Minggu, 19 Juli.
Meski laporan telah dicabut, polisi tetap melanjutkan penyelidikan. Satreskrim bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Pusat masih memastikan kondisi serta keselamatan Jesslyn.
Polisi ingin memastikan bahwa Jesslyn berada dalam keadaan aman dan tidak mengalami tekanan dari pihak mana pun.
Kondisi Jesslyn Jadi Fokus Utama Kepolisian
Kasat PPA/PPO Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Rita Oktavia Shinta mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Satreskrim untuk memantau kondisi Jesslyn.
Selain memastikan keberadaan korban, polisi juga memperhatikan kondisi psikologis Jesslyn. Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas belum menemukan tanda-tanda kekerasan terhadap atlet golf tersebut.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan fakta tambahan sebelum memberikan kesimpulan terkait kasus ini. Masyarakat diminta menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian agar tidak muncul spekulasi yang belum terbukti.