Suasana malam di kawasan Gombong, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur, mendadak berubah mencekam setelah seorang pemuda mengalami luka akibat serangan senjata tajam.
Korban berinisial DR mendapat serangan dari seorang anggota geng motor saat sedang memasak nasi liwet bersama temannya. Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan dari korban. Petugas berhasil menangkap salah satu pelaku yang kini berstatus tersangka. Sementara itu, dua orang lain yang diduga terlibat masih dalam pengejaran aparat. Simak ulasan lengkapnya dari Info Kriminal Hari Ini.
Kronologi Pemuda Diserang Saat Sedang Masak Liwet
Kejadian bermula pada Kamis (9/7/2026) dini hari ketika DR bersama beberapa temannya memasak nasi liwet di sekitar rumah kawasan Gombong. Suasana awalnya berjalan normal hingga tiga pemuda datang menggunakan satu sepeda motor dan berulang kali melintas di depan lokasi.
Gerak-gerik ketiga pemuda tersebut membuat korban merasa curiga. DR kemudian menegur mereka dan meminta agar tidak terus bolak-balik di depan rumahnya. Teguran itu justru memicu perdebatan antara korban dan para pelaku.
Percekcokan semakin memanas hingga salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam berupa sabit rakitan. Pelaku kemudian menyerang korban menggunakan senjata tersebut hingga mengenai bagian pelipis.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Sabit Rakitan Lukai Pelipis Korban Saat Cekcok
Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Fajri Amelia Putra menjelaskan korban sempat mencoba melindungi diri saat pelaku menyerang. Namun, gerakan tersebut tidak berhasil menghindari sabetan senjata tajam sehingga korban mengalami luka.
Setelah kejadian itu, korban langsung mencari bantuan dan melaporkan insiden tersebut kepada polisi. Laporan korban membuat petugas segera melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan para pelaku.
Polisi kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pengejaran terhadap orang-orang yang diduga terlibat. Dari hasil penyelidikan awal, petugas berhasil menangkap satu pelaku yang berinisial RNF.
Baca Juga:Â Geger Medan! Pegawai BPN Nias Tewas Setelah Insiden Jatuh dari Apartemen Lantai 12
Polisi Tangkap Satu Pelaku, Dua Orang Masih Dicari
Petugas berhasil mengamankan RNF tidak lama setelah kejadian berlangsung. Polisi menetapkan pemuda berusia 20 tahun tersebut sebagai tersangka karena diduga menyerang korban menggunakan senjata tajam.
Sementara itu, dua pelaku lain yang berada di lokasi saat kejadian berhasil melarikan diri. Polisi masih mencari keberadaan keduanya untuk mengungkap peran masing-masing dalam aksi tersebut.
Polres Cianjur terus mengembangkan penyelidikan agar seluruh pihak yang terlibat dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
Pelaku Ternyata Anggota Geng Motor di Cianjur
Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho mengungkapkan bahwa RNF merupakan anggota salah satu geng motor di wilayah Cianjur. Polisi mengetahui hal tersebut berdasarkan pengakuan pelaku serta atribut berupa jaket yang digunakan saat kejadian.
Menurut Kapolres, kelompok tersebut sebelumnya juga pernah berurusan dengan polisi karena beberapa anggotanya melakukan konvoi sambil membawa senjata tajam.
Temuan tersebut membuat polisi semakin serius menangani kasus ini. Aparat juga terus mengawasi aktivitas kelompok geng motor yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.
Pelaku Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara
Akibat aksinya, RNF harus menghadapi proses hukum. Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 351 KUHP dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan atau penggunaan senjata tajam.
Pelaku terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara jika terbukti melakukan tindak pidana sesuai pasal yang dikenakan.
Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terlibat dalam aksi kekerasan, terutama kelompok yang membawa senjata tajam di jalanan. Aparat akan terus melakukan penindakan terhadap aktivitas yang dapat membahayakan warga.
Kasus penyerangan terhadap pemuda yang sedang memasak liwet ini menjadi perhatian warga Cianjur. Polisi berharap proses hukum berjalan lancar dan dapat memberikan efek jera bagi pelaku maupun kelompok yang melakukan tindakan serupa.