Aksi begal bercelurit membuat suasana dini hari di Kudus mencekam setelah seorang pemuda kehilangan motor usai diancam dua pelaku.
Kejadian itu berlangsung di Jalan Mlati Notowito, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 03.10 WIB. Korban yang sedang dalam perjalanan pulang dari rumah temannya tidak menyangka bakal berhadapan dengan dua orang bersenjata tajam.
Peristiwa bermula ketika korban meninggalkan rumah temannya di Desa Megawon. Ia kemudian melaju menggunakan sepeda motor dan bergabung dengan rombongan pengendara lain yang bergerak menuju arah utara. Simak ulasan lengkapnya dari Info Kriminal Hari Ini.
Dua Pelaku Tiba-Tiba Hadang Rombongan
Saat rombongan sampai di sekitar perempatan Samsat, perjalanan mereka mendadak terganggu. Dua orang pria muncul dan menghadang para pengendara di depan sebuah rumah makan.
Salah satu pelaku langsung mengeluarkan sabit. Ia mengacungkan senjata tajam tersebut sambil mengancam akan melukai salah satu pengendara. Ancaman itu membuat korban dan pengendara lain panik.
Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Happay Nawang menjelaskan, polisi langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan. Petugas mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Selain itu, penyidik juga menelusuri rekaman kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi. Langkah tersebut membantu polisi mengumpulkan petunjuk mengenai identitas serta pergerakan para pelaku.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Motor Korban Dibawa Kabur
Situasi semakin kacau ketika korban berusaha menyelamatkan diri. Pada saat yang sama, salah satu sepeda motor bergerak ke arah timur dan menabrak motor korban hingga membuatnya terjatuh.
Kedua pelaku kemudian mendekati korban. Salah seorang kembali mengacungkan sabit untuk menakut-nakuti korban. Melihat senjata tajam berada di hadapannya, korban memilih tidak melawan.
Korban langsung berlari menuju area persawahan demi menyelamatkan diri. Ia terpaksa meninggalkan sepeda motornya di lokasi karena khawatir kedua pelaku benar-benar menyerangnya.
Setelah merasa situasi mulai aman, korban kembali ke tempat kejadian. Namun, motor Honda Beat Street warna hitam miliknya sudah tidak terlihat. Kedua pelaku rupanya telah membawa kendaraan tersebut menuju arah utara.
Baca Juga:Â Kudus Geger! Begal Motor Pakai Sabit Ditangkap, Polisi Kejar Satu Rekannya
RH Ditangkap Polisi, Z Masih Dicari
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Petugas pun melanjutkan penyelidikan berdasarkan keterangan korban, saksi, dan sejumlah bukti yang ditemukan di lokasi.
Hasil penyelidikan akhirnya mengarah kepada seorang pria berinisial RH, 25 tahun. Polisi menangkap RH pada Senin (5/10/2026), atau sekitar tiga pekan setelah kejadian.
Dari penangkapan tersebut, petugas turut mengamankan sebilah sabit yang diduga digunakan untuk mengancam korban. Polisi juga menyita pakaian yang diduga berkaitan dengan aksi pembegalan.
Dalam pemeriksaan awal, RH mengakui dirinya terlibat bersama rekannya berinisial Z. Keduanya diduga melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam sebelum membawa motor korban.
Polisi Kejar Pelaku Kedua
Penangkapan RH belum membuat penyidikan berhenti. Polisi masih mengejar Z yang diduga ikut terlibat dalam aksi tersebut.
Happay mengatakan petugas terus mencari keberadaan Z. Polisi berharap pelaku kedua segera ditemukan agar penyidik dapat mengungkap seluruh rangkaian kejadian secara tuntas.
Petugas juga masih mendalami peran masing-masing pelaku dalam kasus tersebut. Penyidikan akan menjadi dasar untuk menentukan tanggung jawab hukum setiap orang yang terlibat.
RH Dijerat Pasal dalam KUHP
Atas perbuatannya, RH kini menjalani proses hukum. Polisi menjeratnya dengan sangkaan Pasal 479 atau Pasal 477 huruf (g) atau Pasal 307 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Sejumlah barang bukti turut diamankan untuk mendukung proses penyidikan. Barang tersebut meliputi satu unit Honda Beat Street warna hitam milik korban, sebilah sabit, serta pakaian yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut.
Polisi masih berupaya menangkap Z dan menyelesaikan perkara ini secara menyeluruh. Kasus tersebut juga menjadi perhatian karena pelaku menggunakan senjata tajam saat menghadang pengendara pada waktu dini hari.