Warga Kauman, Praya, Lombok Tengah, digegerkan dengan penemuan mayat seorang tukang bangunan bernama RAH (30) di kos-kosannya.
Korban diketahui tengah mengerjakan proyek kantor BRI Cabang Praya dan tinggal bersama rekannya. Penemuan ini memicu kepanikan warga, sementara pihak kepolisian Polres Lombok Tengah melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi untuk mengungkap penyebab kematian. Proses evakuasi jenazah dan penyelidikan masih berlangsung, dengan tujuan memastikan fakta secara transparan dan profesional.
Berikut ini Info Kriminal Hari Ini akan merangkum berbagai informasi kriminal menarik lainnya dan bermanfaat yang bisa menambah wawasan.
Tukang Bangunan Ditemukan Meninggal di Kos Kauman
Warga Lingkungan Kauman, Kelurahan Praya, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di sebuah kos-kosan. Korban diketahui berinisial RAH (30), warga Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, yang bekerja sebagai tukang bangunan.
Berdasarkan informasi yang diterima, RAH tengah mengerjakan proyek kantor BRI Cabang Praya dan tinggal di kos tersebut bersama sejumlah rekannya. Penemuan mayat ini menimbulkan kehebohan di lingkungan sekitar, karena korban dikenal sebagai sosok pekerja keras dan ramah.
Kapolsek Praya, AKP Susan V Sualang, membenarkan penemuan korban. “Benar, korban inisial RAH, berjenis kelamin laki-laki, merupakan warga Majalengka, Jawa Barat,” ujarnya kepada detikBali, Senin (26/1/2026) pagi.
Jejak Terakhir Korban Sebelum Tewas
Menurut keterangan saksi, pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 Wita, RAH masih terlihat beraktivitas normal. Ia bahkan sempat pergi ke area Car Free Day (CFD) bersama temannya untuk membeli sarapan, menunjukkan rutinitas yang biasa dilakukannya.
Namun, hingga sore hari, korban tidak terlihat beraktivitas lagi. Kejanggalan mulai muncul ketika rekan korban memperhatikan bahwa RAH tidak kembali melakukan aktivitas seperti biasanya.
Sekitar pukul 17.00 Wita, saksi bernama Sumadi kembali ke kos-kosan dan mendapati kamar korban terkunci dari dalam. Karena tidak ada respons, Sumadi kemudian menghubungi pemilik kos untuk membuka kamar tersebut.
Baca Juga: Tragedi Cemburu Buta di Malang, Panggilan Misterius Berujung Pembacokan
Penemuan Mayat dan Evakuasi Korban
Setelah kamar dibuka, Sumadi dan pemilik kos menemukan korban tergeletak dalam keadaan tengkurap, menimbulkan dugaan adanya kejadian yang mencurigakan. Kejadian ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Sekitar pukul 18.30 Wita, Tim Inafis Polres Lombok Tengah bersama tenaga medis dari UPT BLUD Puskesmas Praya tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pemeriksaan awal medis. Tim memastikan semua bukti dikumpulkan untuk analisis lebih lanjut.
Pada pukul 20.00 Wita, jenazah RAH dievakuasi ke RSUD Praya untuk dititipkan di ruang jenazah sambil menunggu keputusan dan kedatangan pihak keluarga. Proses ini dilakukan dengan prosedur standar agar kondisi jenazah tetap terjaga.
Penyelidikan dan Pemeriksaan Saksi Terus Berlanjut
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Beberapa saksi dari lingkungan kos dan rekan kerja RAH telah diperiksa guna mendapatkan keterangan yang akurat.
“Saat ini kami sedang mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta alat bukti guna mengungkap penyebab kematian korban,” jelas AKP Susan V Sualang. Pemeriksaan dilakukan secara hati-hati untuk memastikan fakta yang benar.
Polisi juga menegaskan bahwa seluruh proses penyelidikan dilakukan transparan dan profesional, dengan tujuan mengungkap fakta secara menyeluruh dan memastikan tidak ada kecurigaan yang luput dari pemeriksaan.
Ikuti perkembangan Info Kriminal setiap harinya agar selalu mendapat kabar terbaru dan akurat seputar dunia kriminal hanya di Info Kriminal Hari Ini.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari koranntb.com